Senin, 15 Jun 2026 15:10 WIB

Banjir Rendam Dua Desa di Dander, Bojonegoro

Rumah warga yang terganang banjir di Desa Sumberarum, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro (Foto-foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)
Rumah warga yang terganang banjir di Desa Sumberarum, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro (Foto-foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)

jatimnow.com - Banjir merendam dua desa di Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro akibat hujan deras yang mengguyur wilayah setempat, Jumat (11/11/2022) petang.

Dua desa itu Desa Kunci dan Sumberarum. Derasnya air yang berasal dari hutan membuat saluran air tidak mampu menahan debit air.

Baca Juga: Perkuat Pasokan Gas Nasional, PGN SOR III Kunjungi JTB Bojonegoro

Akibatnya, sejumlah rumah warga di Desa Sumberarum terendam banjir. Selain itu, banjir juga menggenangi Jalan Raya Bojonegoro-Nganjuk, tepatnya di Desa Kunci.

Dari pantauan di lokasi, derasnya aliran air itu membuat sejumlah pengguna jalan terpaksa menepi. Pengendara roda dua yang nekat menerjang derasnya air terpaksa mendorong motornya karena mogok. Arus lalulintas pun sempat tersendat.

Salah satu pengendara, Muhadi mengatakan, kawasan Jalan Raya Bojonegoro-Nganjuk tepatnya di Desa Kunci tersebut sudah menjadi langganan banjir. Meski begitu, banjir yang terjadi tidak berlangsung lama, karena air berangsur surut beberapa jam kemudian.

Pengguna jalan menunggu air surut di Jalan Raya Bojonegoro-Nganjuk, Desa Kunci, Kecamatan Dander, Kabupaten BojonegoroPengguna jalan menunggu air surut di Jalan Raya Bojonegoro-Nganjuk, Desa Kunci, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro

Baca Juga: Berkali Ganti Bupati, Warga Karang Mluwo Jember Masih Dihantui Banjir

"Biasanya juga meluap sampai ke jalan, cuma gak sederas ini," beber warga Kecamatan Temayang itu.

Sementara menurut warga Sumberarum, Reza, air masuk ke rumah akibat guyuran hujan deras selama satu jam. Derasnya hujan membuat saluran air yang berada di tengah pemukiman meluap, sehingga air masuk menggenangi rumah di sekitarnya.

"Yang terendam rumah warga di sekitar kali di RW 10," paparnya.

Baca Juga: Siswa di Jember Naik Rakit ke Sekolah, Jembatan Putus Diterjang Banjir

Menurutnya, ketinggian air yang masuk menggenangi rumah warga berkisar 10 sampai 30 sentimeter. Namun, air yang masuk biasanya tidak berlangsung lama.

"Biasanya langsung cepat surut," pungkasnya. 

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.