Sabtu, 20 Jun 2026 06:47 WIB

Air Surut Sisakan Lumpur, Warga Jombang Waswas Banjir Susulan

Warga saat membersihkan sisa-sisa banjir luapan sungai. (Foto-foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)
Warga saat membersihkan sisa-sisa banjir luapan sungai. (Foto-foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Banjir setinggi 2 meter merendam 186 rumah warga di Dusun Kebondalem, Desa Kademangan, Kecamatan Mojoagung Jombang, kini mulai surut. Meski sudah surut warga mengaku masih khawatir dengan banjir susulan.

Air yang merupakan luapan sungai Catak Banteng dan Kali Pancir ini datang secara tiba-tiba, sehingga warga belum sempat menyelematkan harta benda mereka. Alhasil perabotan rumah banyak yang rusak akibat banjir ini.

Baca Juga: Berkali Ganti Bupati, Warga Karang Mluwo Jember Masih Dihantui Banjir

Mistari (68) warga Dusun Kebondalem, Desa Kademangan ini menjelaskan banjir ini merupakan air kiriman dari Wonosalam, dan Kandangan.

"Ini air kiriman awal itu Kedunglumpang, Kali Bening terus meluber ke sini. Ini air kiriman dari Wonosalam dan Kandangan. Kan di sini cuman hujan rintik-rintik," katanya, Rabu (9/11/2022).

Ia mengaku air setinggi 2 meter merendam ratusan rumah warga. Ia mengaku belum sempat mengungsi karena air datang secara tiba-tiba.

"Barang-barang gak ada yang naikkan. Ini sudah terlanjur, gak bisa keluar," paparnya.

Baca Juga: Siswa di Jember Naik Rakit ke Sekolah, Jembatan Putus Diterjang Banjir

Ia mengaku khawatir air luapan sungai kembali merendam rumahnya.

"Ya khawatir lah, tapi mau gimana lagi, yang laki-laki cuman saya sendiri, di rumah ini, yang lain sudah mengungsi," pungkasnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Sunarsih (37) warga Dusun Kebondalem. Menurutnya air banjir sudah surut sejak pagi tadi. Meski demikian ia mengaku masih khawatir.

"Surutnya jam 6. Ya khawatir lah," bebernya.

Baca Juga: Besut Mudik ke Jombang, Mencari Roh Dialektika di Tanah Para Pemikir

Ia juga mengaku beberapa barang perabotan rumah banyak yang terendam air. Lantaran air datang dengan cepat semalam.

"Banyak yang rusak, itu kasur itu hanyut, airnya cepat gak sempet diselamatkan. Soalnya gak tau kalau ada air datang," tegasnya.

Hingga kini warga Dusun Kebondalem, Desa Kademangan mulai bersihkan rumah dari sisa banjir luapan sungai. Warga membersihkan rumah dibantu dengan petugas dari BPBD, TNI dan Polri.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.