Sabtu, 13 Jun 2026 00:24 WIB

Mas Ipin Minta Penguatan Pondasi Ponpes dan Rekayasa Arus Sungai

Mas Ipin (tengah) saat melakukan peninjauan normalisasi arus sungai dan perbaikan pondasi ponpes Tarbiyatus Sholihin. (foto-foto: Kominfo Trenggalek for jatimnow.com)
Mas Ipin (tengah) saat melakukan peninjauan normalisasi arus sungai dan perbaikan pondasi ponpes Tarbiyatus Sholihin. (foto-foto: Kominfo Trenggalek for jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemkab Trenggalek mengerahkan alat berat untuk menangani dampak banjir bandang yang terjadi beberapa waktu lalu. Salah satu yang mendapatkan penanganan adalah Pondok Pesantren Tarbiyatus Sholihin, di Desa Masaran, Kecamatan Munjungan.

Sebab, pondasi gedung sekolah di pondok pesantren ini hilang tergerus derasnya arus sungai. Kondisi ini membuat para siswa SMP dan SMK di ponpes ini harus belajar di tempat lain.

Baca Juga: Wabup Syah Serahkan Sapi Kurban Prabowo di Trenggalek, Dibeli dari Pogalan

Bupati Trenggalek, Mocahamad Nur Arifin saat meninjau lokasi mengaku sangat khawatir dengan kondisi pondasi ponpes. Ia meminta agar kondisi tersebut segera ditangani.

Sebab, sisi bangunan sudah menggantung dari tanah, dan perlu penguatan tepi sungai maupun rekayasa arus sungai. Menurutnya, bangunan tersebut bisa tersapu ganasnya air apabila terjadi banjir susulan,.

Sementara alat berat tersebut bantuan dari Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi yang disiagakan untuk melakukan penguatan menggunakan batuan sungai. Sekaligus merekayasa aliran sungai, agar tidak mengarah langsung ke pondok.

Alat berat bantuan dari Pemkot Surabaya dikerahkan untuk melakukan normalisasi arus sungai dampak banjirAlat berat bantuan dari Pemkot Surabaya dikerahkan untuk melakukan normalisasi arus sungai dampak banjir

“Kita adakan rekayasa aliran sungai, yang di sisi sebelah barat kita geser ke timur. Nanti penguatan terstruktur kita perkuat dengan bronjong,” katanya, Selasa (08/11/2022).

Baca Juga: Bupati Trenggalek Harap Koperasi Merah Putih Berjalan Sesuai Harapan Prabowo

Pihak Pemkab Trenggalek mendapat pinjaman dua unit alat berat dari Pemerintah Kota Surabaya. Selain itu, pemkab juga masih menunggu kedatangan pinjaman alat berat dari Kementerian Sosial.

Alat berat ini rencananya akan dimaksimalkan untuk melakukan penguatan tanggul sungai dan rekayasa arus. Normalisasi juga akan dilakukan untuk menghindari banjir terulang kembali.

“Alat berat ini kita dapat dari Surabaya, kita dipinjami Pak Eri Cahyadi dua unit dan menunggu dari Kementerian Sosial. Kemudian di tempat kita juga menyewa dengan dana pemerintah dan swadaya masyarakat. Jadi kita melakukan penambahan volume dan penguatan di struktur struktur yang berisiko,” tuturnya.

Baca Juga: Gema Takbir di Trenggalek, Bupati Ajak Warga Membaca Sayyidul Istigfar

Sementara itu, staf Dinas Sumberdaya Air Kota Surabaya, Wahyu, yang diperbantukan menangani dampak banjir ini menuturkan penanganan pascabanjir akan dilakukan dengan rekayasa arus sungai.

Awalnya arus yang mengarah ke timur akan dialihkan ke barat, sehingga tidak menggerus pondasi ponpes. Selain itu mereka juga akan memasang bronjong sebagai penguat.

“Akan kita lakukan penguatan dengan batu sehingga air tidak semakin ke timur. Selanjutnya akan kita perkuat dengan bronjong," pungkasnya.

 
Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.