Kamis, 18 Jun 2026 13:13 WIB

Perkuat Ketahanan Energi, Jokowi Resmikan Pabrik Bioetanol di Mojokerto

Presiden Jokowi saat meresmikan pabrik bioetanol Enero. (Foto: Achmad Supriyadi/jatimnow.com)
Presiden Jokowi saat meresmikan pabrik bioetanol Enero. (Foto: Achmad Supriyadi/jatimnow.com)

jatimnow.com - Presiden Joko Widodo meresmikan pabrik bioetanol PT Energi Agro Nusantara (Enero) di Desa Gempolkrep, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto.

Jokowi mengatakan, peresmian ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan energi nasional dihasilkan dari ikutan pengelolaan tebu yang menghasilkan kolase dan digunakan memproduksi bioetanol.

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

"Membangun industri bioetanol yang juga akan memperkuat ketahanan energi kita. Kita juga tahu separuh dari energi yang kita gunakan itu BBM yang digunakan 50 persen impor semuanya," kata Jokowi dalam sambutannya, Jumat (4/11/2022).

Jokowi menambahkan, supaya produktivitas tebu bisa ditingkatkan signifikan agar terlepas dari ketergantungan gula impor. Saat ini Indonesia mengimpor gula 1.088.000 ton per tahun.

"Impor gula konsumsi sampai saat ini kita masih mengimpor satu juta delapan puluh delapan ribu ton per tahun sudah jumlah yang sangat besar," jelasnya.

Jokowi juga memerintahkan pimpinan BUMN agar menyiapkan bibit tebu yang berkualitas.

Baca Juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto

"Saya perintahkan pada menteri BUMN menyiapkan bibit varietas yang paling baik oleh sebab itu kita bekerja sama dengan Brasil untuk ini dan sudah memiliki pengalaman dalam manajemen (penanaman) mengenai dalam tebu dan gula," tegas Jokowi.

Jokowi berharap, dalam waktu lima tahun ketahanan pangan terutama gila bisa mandiri dan bisa melakukan swasembada tanpa impor.

"Dalam lima tahun kedepan kita bisa mandiri dan ketahanan pangan utamanya gula bisa kita lakukan sendiri tanpa harus impor tapi butuh waktu lima tahun kedepan target kita seperti itu," bebernya.

Baca Juga: Tutup Tahun 2025, SportTrip Hijaukan Lereng Gunung Penanggungan

Menurut Jokowi, harus ada kerja sama antara petani dan pabrik gula dalam meningkatkan produktivitas gula. Di sisi lain, pemerintah juga akan segera meremajakan mesin-mesin pengolahan di seluruh pabrik gula untuk memaksimalkan hasil tanaman tebu.

"Pabrik gula yang mesin-mesin lama kita akan segera semuanya mengubah dengan mesin modern sehingga rendemennya tinggi dan juga petani diuntungkan dengan rendemen naik," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.