Senin, 15 Jun 2026 19:04 WIB

Lapor Pak! 18 Desa di Tulungagung Ini Belum Ada Jaringan Internet

Kepala Diskominfo Tulungagung, Samrotul Fuad. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Kepala Diskominfo Tulungagung, Samrotul Fuad. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Sebanyak 18 desa di Kabupaten Tulungagung ternyata belum terjamah akses internet. Desa-desa tersebut mayoriyas berada di wilayah pegunungan dan pesisir selatan.

Minimnya minat perusahaan provider untuk mengembangkan bisnis di wilayah tersebut diduga menjadi penyebabnya. Hal ini dikarenakan kebanyakan perusahaan provider, secara hitungan bisnis menilai bahwa di wilayah tersebut tidak memberikan keuntungan.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Tulungagung, Samrotul Fuad mengatakan, ada sekitar 18 desa yang sampai saat ini belum mendapatkan jangkauan internet.

Wilayah tersebut tersebar di daerah pegunungan dan daerah selatan Tulungagung. Desa ini tersebar di 6 wilayah kecamatan.

Berdasarkan data, desa yang masuk kawasan blank spot diantaranya adalah Desa Babadan di Kecamatan Karangrejo, Desa Pucanglaban, Panggungkalak, Sumberbendo, Kaligentong, Manding, Panggunguni di Kecamatan Pucanglaban. Desa Wonorejo, Penjor, Kradinan, Pagerwojo di Kecamatan Pagerwojo. Desa Kedoyo di Kecamatan Sendang serta Desa Keboireng, Besuki Kecamatan Besuki.

"Tapi blank spot itu tidak terjadi di seluruh desa, melainkan berbasis RT dan di lokasi tertentu. Jadi masih ada beberapa tempat yang terdapat sinyal meski masuk wilayah blank spot,” ujarnya, Kamis (3/11/2022).

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Fuad mengakui ada beberapa faktor yang membuat belasan desa tersebut belum mendapatkan jaringan internet. Diantaranya, karena minimnya minat perusahaan provider mengembangkan bisnis di wilayah tersebut. Mayoritas perusahaan provider, secara hitungan bisnis menilai bahwa di wilayah tidak memberikan keuntungan bagi mereka.

“Perusahaan provider tentu juga mempertimbangkan untung dan rugi. Karena memang daerah yang belum terjangkau internet sangat sedikit jumlah penduduknya. Sehingga wilayah tersebut tidak menjadi prioritas perusahaan provider,” terangnya.

Meskipun begitu, Fuad juga menganggap hal ini menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi Pemkab Tulungagung, dalam memberikan layanan internet kepada seluruh masyarakat.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Pemkab berencana membuat kerja sama dengan pihak swasta dalam menyediakan infrastruktur telekomunikasi. Selain itu, pihaknya juga akan berupaya untuk melakukan pengadaan infrastruktur melalui APBD.

“Jika memang APBD masih sulit untuk membangun infrastruktur telekomunikasi, maka kami akan mencoba meminta bantuan kepada pemerintah pusat,” pungkasnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.