Selasa, 16 Jun 2026 11:12 WIB

Revitalisasi Pasar Campurdarat Tulungagung Ditolak Kemendag

Pasar Campurdarat Tulungagung yang terbakar pada bulan Maret 2021 lalu (Foto: Dok. jatimnow.com)
Pasar Campurdarat Tulungagung yang terbakar pada bulan Maret 2021 lalu (Foto: Dok. jatimnow.com)

jatimnow.com - Pengajuan revitalisasi Pasar Campurdarat, Tulungagung ditolak oleh Kementerian Perdagangan (Kemendag).

Pasar tersebut pada bulan Maret 2021 lalu terbakar hingga 50 persen. Pemkab Tulungagung sebenarnya sudah berulang kali mengajukan bantuan revitalisasi dan selalu tertolak. Sehingga saat ini para pedagang berjualan di penampungan sementara.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Tulungagung, Tri Hariadi mengatakan, setelah kebakaran, pihaknya sudah seringkali mengajukan permohonan revitalisasi pasar, mulai dari Pemprov Jatim hingga Kemendag.

Namun, pengajuan tersebut hingga saat ini belum membuahkan hasil dan selalu berujung dengan penolakan.

"Setiap kami mengajukan revitalisasi, hasil yang kami dapat adalah penolakan pengajuan revitalisasi Pasar Campurdarat," jelas Tri, Selasa (2/11/2022).

Menurut keterangan Kemendag, alasan ditolaknya pengajuan itu, lantaran ada beberapa pasar masuk dalam Keputusan Presiden (Kepres) yang mendapatkan bantuan anggaran revitalisasi.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Dan dalam daftar pasar di Kepres tersebut, tidak terdapat nama Pasar Campurdarat. Meskipun pihaknya sudah mengajukan sejak tahun lalu.

"Tahun ini kami kembali mencoba mengusulkan revitalisasi Pasar Campurdarat. Apabila nanti masih mendapatkan penolakan, maka kami akan terus usulkan hingga bisa mendapatkan bantuan revitalisasi," tuturnya.

Tri mengungkapkan, sebenarnya APBD Tulungagung bisa mengcover revitalisasi Pasar Campurdarat. Namun ternyata dari Bappeda belum bisa memberikan anggaran untuk revitalisasi, karena masih ada program prioritas lainya, seperti perbaikan jalan.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Anggaran pengajuan revitalisasi Pasar Campurdarat mencapai Rp16 miliar. Sebab kebakaran yang terjadi membuat puluhan kios terbakar tak tersisa.

"Kalau anggaran di kami itu hanya bisa digunakan untuk perbaikan kerusakan ringan. Sedangkan untuk revitalisasi memang membutuhkan anggaran besar," papar dia.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.