Selasa, 16 Jun 2026 22:29 WIB

Buntut Pemecatan 6 Perangkat Desa di Sampang, Warga Segel Kantor Kecamatan

Sejumlah poster berisi kritikan dari warga Desa Batuporo Barat, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)
Sejumlah poster berisi kritikan dari warga Desa Batuporo Barat, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)

jatimnow.com - Sejumlah warga menyegel Kantor Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, Rabu (2/11/2022). Aksi itu diduga buntut pemecatan 6 perangkat Desa Batuporo Barat beberapa waktu lalu.

Selain perangkat desa yang dipecat, aksi itu juga diikuti sejumlah anggota Permusyawaratan Desa Batuporo Barat. Mereka menempelkan sejumlah poster berisi kritikan.

Baca Juga: Korupsi Desa Kediri, Terdakwa Dituntut 9 Tahun, Sosok Politisi Absen di Sidang

Yusuf, salah satu perangkat desa yang diganti menyebut bahwa pemberhentian dirinya diduga didalangi Camat Kedungdung, Sulhan.

"Kedatangan kami ke kantor kecamatan untuk meminta penjelasan. Sebab kami sebagai perangkat dipecat tanpa sebab," jelas Yusuf.

Menurut Yusuf, 6 perangkat desa yang dipecat semuanya masih aktif. Bahkan setiap hari masuk ke kantor balai desa. Hal itu juga bisa dibuktikan dengan absensi.

Baca Juga: Ribuan Massa dari 20 Desa di Sampang Gelar Unjuk Rasa, Tuntut Pilkades Diadakan

Namun, pemecatan dilakukan sepihak. Bahkan dalam surat pemecatan tidak alasan jelas kenapa 6 perangkat desa itu dinonaktifkan.

"Sayangnya pak camat tidak menjelaskan alasan pemecatan. Kami yakin pak camat menjadikan pj kades seperti boneka," ungkap dia.

Baca Juga: Warga Sampang Temukan Bayi Perempuan Dibuang di Lahan Persawahan

Yusuf menambahkan bahwa selama ini camat terlalu intervensi soal kegiatan desanya. Bukan hanya dalam persoalan dinas, tapi dalam memanipulasi pelaksanaan proyek juga terlibat.

Sementara Camat Kedungdung, Sulhan belum bersedia memberikan keterangan terkait persoalan tersebut.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.