Kamis, 18 Jun 2026 19:11 WIB

Bicara Desa Devisa, Pak Yes Tergetkan Ekspor Lokal Brand Lamongan Rp2 Triliun

Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi (Pak Yes) didampingi Kadisperindag Anang Taufik saat menunjukan anugerah Desa Devisa Parengan (Foto : Humas Pemkab Lamongan for jatimnow.com)
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi (Pak Yes) didampingi Kadisperindag Anang Taufik saat menunjukan anugerah Desa Devisa Parengan (Foto : Humas Pemkab Lamongan for jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemkab Lamongan terus melakukan pendampingan dan pengembangan Desa Devisa. Bahkan nilai ekspor lokal brand ditargetkan meningkat diangka Rp2 triliun.

Hal itu sejalan dengan banyaknya unit usaha di bawah pengembangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Lamongan. Dengan rincian, 18 unit usaha dengan 2 sentra industri dengan tujuan 46 negara di 5 benua.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

"Berdasarkan data Tahun 2021, nilai ekspor Lamongan mencapai Rp1,8 triliun. Tahun ini targetnya Rp2 triliun dengan sementara hingga bulan Oktober nilainya Rp1,3 triliun," ungkap Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi (Pak Yes), Selasa (1/11/2022).

Menurut Pak Yes, pihaknya kan terus menggali potensi-potensi yang dimiliki Lamongan. Termasuk adanya sejumlah kerajinan tangan khas Lamongan.

"Semoga ke depannya lebih banyak lagi, karena potensi industri yang dimiliki Lamongan juga sangat luar biasa. Terlebih ini tadi juga diresmikan Desa Devisa dan tenun ikat parengan masuk menjadi salah satu dari enam Desa Devisa yang diresmikan di Jawa Timur," papar Pak Yes.

Baca Juga: Tingkatkan Indeks Harapan Hidup, Pemkab Lamongan Ajak 600 Lansia Peringati HLUN

Sementara Kepala Disperindag Lamongan, Anang Taufik menyebut, Desa Devisa merupakan program pendampingan berbasis pengembangan masyarakat atau komunitas untuk memberikan kesempatan kepada wilayah yang memiliki produk unggulan berorientasi ekspor.

"Dengan penetapan Desa Devisa ini, nanti Pemprov Jatim bersama LPEI (Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia) dan Kemenkeu Satu akan memberikan pendampingan kepada Desa Tenun Ikat Lamongan," terang Anang.

Baca Juga: Indowood Expo 2026 Dibuka di Surabaya, Jatim Bidik Pasar Ekspor Global

Dia menambahkan, Desa Parengan, Kecamatan Maduran, Kabupaten Lamongan telah diresmikan Pemprov Jatim sebagai salah satu Desa Devisa.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.