Kamis, 18 Jun 2026 00:56 WIB

Liga 2 Mandek, CEO Putra Delta Sidoarjo Tegaskan Tak Ada Potongan Gaji Pemain

Pemain PDS .comsaat latihan (Foto: Manajemen PDS for jatimnow)
Pemain PDS .comsaat latihan (Foto: Manajemen PDS for jatimnow)

jatimnow.com - Penghentian sementara Liga 2 pascatragedi Kanjuruhan berimbas besar pada manejemen keuangan klub-klub, tak terkecuali Putra Delta Sidoarjo (PDS).

CEO PDS, Muhammad, menerangkan aturan pemberhentian Liga 2 tersebut diakui berdampak besar pada operasional tim yang kian membengkak.

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

"Karena di luar perkiraan kami, selesai kompetisi harusnya bulan Februari 2023, tapi sekarang mundur," ujar Muhammad, Senin (31/10/2022).

Saat disinggung terkait gaji pemain dan official, pihak manajemen PDS menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memotong gaji pemain. Manajemen akan tetap membayarkan sesuai dengan kontrak.

"Kami akan tetap menggaji pemain serta official tetap sesuai seperti biasa tanpa ada kendala sama sekali. Selain itu, info yang kami dapat rencana awal November ada rapat dengan LIB dan PSSI, mudah mudahan ada kejelasan untuk kedepannya dan segera kembali bermain," terangnya.

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

Sementara itu, pelatih PDS Didik Ludianto melihat situasi terkini persepakbolaan Indonesia masih belum ada tanda tanda bergulir.

"Meski begitu, dari tim pelatih sudah buat program individual training dan selalu mewanti-wanti jaga kondisi sebagai pemain profesional," ucapnya.

Baca Juga: WNA India Ditangkap di Sidoarjo, Diduga Telantarkan Anak Kandung

Eks Pelatih Persela Lamongan tersebut, terus berusaha mengatur ulang program latihan. Dirinya mencoba memutar otak, supaya pemain tetap menstabilkan performanya.

"Kami siapkan secara teknis lagi. Yang terpenting kami dari pelatih harus fleksibel menyikapi situasi seperti ini. Harus profesional tidak boleh alasan," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.