Sabtu, 20 Jun 2026 19:39 WIB

Bocah SD Dilaporkan Hilang Tenggelam di Sungai Song Tulungagung

Petugas melakukan pencarian bocah hilang tenggelam di Sungai Song, Tulungagung (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Petugas melakukan pencarian bocah hilang tenggelam di Sungai Song, Tulungagung (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Seorang pelajar sekolah dasar (SD) di Tulungagung dilaporkan hilang terseret aliran Sungai Song.

Bocah berinisial MWZ (12) merupakan warga Desa Mojosari, Kecamatan Kauman, Kabupaten Tulungagung. Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat dibantu warga melakukan pencarian, tapi korban belum ditemukan.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Kapolsek Kauman, AKP Siswanto mengatakan, korban dilaporkan hilang sekitar pukul 15.00 WIB. Awalnya tiga teman korban memancing dari tepi Sungai Song.

Korban kemudian datang dan keempat anak tersebut berenang di sungai. Salah seorang saksi telah mengingatkan korban agar tidak berenang terlalu tengah karena sungai itu dalam dan arusnya kuat.

"Korban tiba-tiba ke tengah sungai dan hanyut terbawa arus. Diduga korban tidak bisa berenang," ujar Siswanto, Senin (31/10/2022).

Saksi yang melihat kejadian tersebut langsung melaporkan ke orangtua korban. Tak lama berselang, anggota polisi dan BPBD lalu mendatangi lokasi kejadian dan langsung melakukan pencarian.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Dari lokasi kejadian polisi mengamankan barang bukti berupa pakaian, celana dan sandal milik korban. Upaya pencarian telah dilakukan dengan cara menyelam serta menyisir sungai hingga sejauh 1 kilometer.

"BPBD dibantu warga telah melakukan upaya pencarian, tapi belum ketemu," tuturnya.

Dalamnya sungai desertai derasnya arus menjadi kesulitan tersendiri selama proses pencarian ini. Selain itu di tepi sungai banyak ditemukan pohon bambu.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Petugas melakukan pencarian ke bawah dan menduga korban tersangkut akar pohon bambu ini. Minimnya peralatan selam yang dimiliki petugas membuat proses pencarian ini membutuhkan waktu.

"Kita juga masih menunggu bantuan dari Basarnas untuk proses pencarian ini," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.