Minggu, 21 Jun 2026 10:29 WIB

Jombang Culture Carnival, 26 Kelompok Tampilkan Budaya Lokal

Salah satu kelompok yang menampilkan budaya lokal saat gelaran Jombang Culture Carnival.(Foto: Humas Pemkab Jombang)
Salah satu kelompok yang menampilkan budaya lokal saat gelaran Jombang Culture Carnival.(Foto: Humas Pemkab Jombang)

jatimnow.com - Even Jombang Culture Carnival yang digelar Pemkab Jombang secara perdana, terdapat 26 kelompok masyarakat menampilkan berbagai bentuk kebudayaan lokal asli Jombang.

Festival kebudayaan digelar di sepanjang Jalan KH Wahid Hasyim hingga ke Alun-alun Kabupaten Jombang. Jalan sepanjang 1 Km itu disulap bak catwalk dalam peragaan busana. Setiap sisi kiri dan kanan jalan dipagar besi sehingga masyarakat dapat menikmati pertunjukkan dengan tertib.

Baca Juga: Besutan Melangkah ke Jakarta, Bawa Misi Menyelamatkan Ludruk

Puluhan kelompok masyarakat ini terdiri dari pelajar, pegawai kantor pemerintahan hingga organisasi kemasyarakatan ikut andil dalam memeriahkan Jombang Cultur Carnival.

Seperti namanya, acara ini khusus menampilkan kebudayaan asli Jombang. Seperti budaya Unduh-unduh Mojowarno yang telah ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda oleh Kemendikbud RI, Kum-kum Sinden Sendang Made, wayang potehi dan banyak lainnya.

Salah satu kelompok yang menampilkan budaya lokal saat gelaran Jombang Culture Carnival.(Foto: Humas Pemkab Jombang)Salah satu kelompok yang menampilkan budaya lokal saat gelaran Jombang Culture Carnival.(Foto: Humas Pemkab Jombang)

Peserta yang mengikuti acara tersebut berjalan sembari meragakan kesenian yang diperagakan mulai dari depan Makodim 0814/Jombang menuju panggung kehormatan di Alun-Alun Jombang.

Baca Juga: Mahasiswa FIK Ubaya Sabet Tiga Gelar di Asian Student Fashion Week 2026

Di depan panggung kehormatan, para peserta kembali meragakan kebudayaan yang mereka bawakan. Seperti budaya Kum-kum Sinden Sendang Made yang dibawakan Srikandi dari Ormas Pemuda Pancasila (PP).

Bupati Jombang Mundjidah Wahab mengatakan, Jombang Culture Carnival merupakan rangkaian peringatan Hari Jadi Pemkab Jombang ke-112.

Lebih lanjut, Mundjidah mengatakan, festival yang mengangkat kebudayaan asli Jombang merupakan upaya Pemkab Jombang untuk menciptakan daya saing daerah.

Baca Juga: Pemkab Jombang, Nganjuk dan Kediri Lobi Pusat Terkait Rencana Flyover Mengkreng

"Dengan adanya Jombang Culture Festival, masyakarat lebih tahu budaya-budaya lokal asli Jombang. Ternyata budaya Jombang ini sangat luar biasa. Yang tampil juga sangat luar biasa," ungkapnya, Senin (31/10/2022).

Jombang Culture Carnival akan digelar rutin setiap tahunnya. Tujuannya tidak lain untuk mengenalkan kebudayaan asli Jombang ke luar daerah.

"Paling tidak budaya lokal Jombang ini dikenal nasional. Jombang yang Kota Santri, tapi budaya lokalnya luar biasa. Harapannya anak-anak generasi muda kami mencintai dan melestarikan budaya," pungkasnya.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.