Jumat, 19 Jun 2026 13:59 WIB

Cari Anak Tenggelam di Sungai Keyang, BPBD Ponorogo Lakukan Ini

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Minggu, 30 Okt 2022 15:16 WIB
Warga dan petugas masih melakukan pencarian. (Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)
Warga dan petugas masih melakukan pencarian. (Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)

jatimnow.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo telah menerjunkan tim untuk melakukan pencarian terhadap anak tenggelam di Sungai Keyang, Desa Josari, Jecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo.

Korban Adam (10), warga Desa Turi, Kecamatan Jetis dilaporkan tenggelam setelah bermain perosotan bersama 5 temannya.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

“Kami mendapatkan laporan sekitar 10.15 WIB. Sampai sekarang korban belum ditemukan,” ujar anggota Pusdalops BPBD Ponorogo, Gemilang Aditya Madana, Minggu (30/10/2022).

Dia menjelaskan langkah dari BPBD, saat ini melakukan pemantauan. Juga menurunkan tim water rescue untuk mencari korban.

“Juga menempatkan beberapa relawan di titik-titik aliran Sungai Keyang,” kata Gemilang saat ditemui di lokasi.

Selain itu, kata dia, BPBD Ponorogo juga menghubungi rekanan BPBD Magetan dan BPBD Madiun. Hal itu dilakukan, agar rekanan yang dari luar Ponorogo itu membantu mengawasi jika korban lolos sampai di Madiun.

Baca Juga: Ruang Kelas Ambruk, BPBD Tulungagung Siapkan Tenda Darurat Untuk Belajar Siswa

"Dari kita menurunkan 1 unit perahu untuk mencari. Karena arusnya deras kita tidak berani untuk turun langsung,” jelas Gemilang.

Dia mengaku mendapatkan kesulitan. Seperti banyaknya kedung di Sungai Keyang. Arusnya juga cukup deras.

“Bila dimungkinkan, arus tenang, bisa juga kita turunkan tim penyelam dan menyisir di bagian bawah,” pungkas Gemilang.

Baca Juga: Tiga Warga Blitar Terseret Arus Sungai Brantas, Satu Dinyatakan Hilang

Sebelumnya, dua anak hanyut di Sungai Keyang, Desa Josari, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo, Minggu (30/10/2022). Dilaporkan 1 orang bisa menyelamatkan diri dan satu masih dalam pencarian.

"Yang tenggelam namanya Adam, kelas 4 SD,” ujar Kepala Desa Josari, Joko Mujiono, kepada awak media.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.