Sabtu, 20 Jun 2026 19:39 WIB

Ahmad Azka Fikri, Pelajar Berprestasi Asal Lamongan yang Doyan Game

Ahmad Azka Fikri saat menunjukan sejumlah penghargaan yang didapatnya.(Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Ahmad Azka Fikri saat menunjukan sejumlah penghargaan yang didapatnya.(Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Ahmad Azka Fikri (12), seorang pelajar asal Lamongan membuktikan bahwa game tak selamanya berdampak buruk pada pola pikir dan kecerdasan anak.

Fikri merupakan siswa kelas 6 di SDN 4 Jetis, Lamongan. Sejak duduk di bangku kelas 4, ia sudah wara-wiri mewakili sekolahnya untuk mengikuti olimpiade di berbagai tingkatan mulai kecamatan hingga provinsi. Hal itu tak ayal membuat satu bilik lemari besar di rumahnya terasa penuh sesak dengan piala, medali maupun piagam pernghargaan yang diperolehnya.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Namun selain tekun belajar, ternyata kunci keberhasilan Fikri juga tak lepas dari kebiasaannya bermain game. Bahkan diakuinya, game-game yang sering ia mainkan kerap membantu memecahkan soal-soal rumit dalam disiplin ilmu sains dan matematika.

Game-game yang digemari Fikri merupakan kategori asah otak dan logika sampai teka-teki singkat.

"Waktu luang saya kalau nggak bermain bareng adek, ayah sama bunda, ya ngegame dan main gadget. Game-game asah logika. Kalau pembelajar nonformal itu bimbel dan belajar sendiri bentar paling 30-60 menit," ujar Fikri, Sabtu (29/10/2022).

Baca Juga: STB Gandeng Muhammadiyah Jatim, 500 Siswa Bakal Belajar ke Singapura

Di umur yang masih sangat belia, Fikri sudah pernah mencicipi ajang sains terbesar yakni Olimpiade Sains Nasional (OSN) dan mendapat peringkat 24 juga menggondol medali perunggu.

"Ada beberapa soal rumit yang terpecahkan salah satunya karena game yang sering saya mainkan. kalau ada jawaban yang salah langsung saya koreksi kekurangan dan langkahnya. Selain tanya bunda, bisanya juga browsing-browsing di internet," jawabnya sambil tersipu malu.

Baca Juga: Ujian Kelulusan Unik, Siswa SMP Labschool Unesa 3 Pamerkan Karya Inovatif

Sementara itu, Ayah dari Fikri, Zainul Arifin mengaku game yang dimainkan putranya cukup ampuh membentuk karakter dan merangsang kecerdasan.

"Selaku orang tua ya mendoakan, dan mengikuti kemauan anak namun dengan arahan yang jelas. Dulu saya kira gadget akan berdampak buruk. Tapi dengan cara yang tepat malah berdampak cukup baik. Jangan alergi teknologi yang penting ikuti, awasi, batasi," katanya.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.