Sabtu, 20 Jun 2026 10:38 WIB

Tilang Berbasis Elektronik Mulai Diterapkan di Jombang, Begini Penjelasan Polisi

Mobil elektronik tilang (ETLE) Satlantas Polres Jombang.(Foto: Dok. Humas Polres Jombang)
Mobil elektronik tilang (ETLE) Satlantas Polres Jombang.(Foto: Dok. Humas Polres Jombang)

jatimnow.com - Para pengguna jalan di wilayah hukum Polres Jombang, kini harus tahu. Satlantas Polres Jombang sudah tidak memberlakukan tilang secara manual bagi pelanggar lalu lintas. Hal ini dikarenakan penindakan tilang hanya diberlakukan secara elektronik melalui mobil elektronik tilang (ETLE).

Kasat Lantas Polres Jombang AKP Rudi Purwanto menjelaskan, anggotanya kini dilarang melakukan penindakan tilang kepada pengendara secara manual. Petugas di lapangan akan mengoptimalkan ETLE baik statis maupun mobile.

Baca Juga: Awas Kena Jepret! Polres Gresik Resmi Berlakukan Tilang Elektronik via HP

"Petugas kepolisian lalu lintas tidak lagi dibekali buku tilang dan digantikan dengan buku teguran saat bertugas di lapangan," ungkapnya, Kamis (27/10/2022).

Rudi menegaskan, pihaknya telah menarik semua blanko tilang manual. Hal ini dilakukan usai adanya instruksi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo agar Korlantas mengedepankan edukasi dan tidak melakukan penindakan tilang manual. Instruksi itu tercantum dalam surat telegram Nomor: ST/2264/X/HUM.3.4.5./2022, per 18 Oktober 2022, yang ditandatangani Kakorlantas Polri Irjen Firman Shantyabudi atas nama Kapolri.

"Ya, sesuai perintah Kapolri polisi dilarang melakukan penindakan menggunakan tilang manual," katanya.

Meski demikian, larangan tilang manual dan mengandalkan ETLE sesuai instruksi Kapolri bukan berarti jalanan menjadi bebas polisi.

"Polisi Lalu Lintas (Polantas) tetap berada di jalan untuk mengawasi pelanggaran walau tidak akan melakukan penindakan tilang manual," bebernya.

Baca Juga: Besut Mudik ke Jombang, Mencari Roh Dialektika di Tanah Para Pemikir

Polisi lalu lintas masih bisa melakukan penegakan hukum di lokasi untuk kejadian besar. Misalnya, kecelakaan lalu lintas yang memang diperlukan untuk penegakkan hukum.

"Selain itu, anggota Polantas diminta untuk memberikan pelayanan prima. Mereka juga perlu menerapkan 3S (senyum, sapa, dan salam) saat memberikan pelayanan mulai dari sentra loket Samsat, Satpas, penanganan kecelakaan lalu lintas, dan pelanggaran lalu lintas," paparnya.

Dikatakan Rudi, ada beberapa jenis pelanggaran lalu lintas yang menjadi sasaran kamera ETLE. Di antaranya, pengendara tidak pakai helm, melawan arus dan TNKB mati atau TNKB palsu.

Baca Juga: Potret Travesti Ludruk, Simbol Perlawanan yang Hadir di Pameran Foto Jombang

"Pengemudi tidak pakai sabuk pengaman serta mengemudi sambil menggunakan handphone juga menjadi sasaran kamera E-TLE," ucapnya.

Rudi mengimbau masyarakat agar mematuhi semua aturan serta rambu-rambu lalu lintas serta selalu berhati-hati saat berkendara demi keselamatan diri sendiri maupun orang lain.

"Pastikan kendaraan dalam keadaan aman dan normal sebelum digunakan. Cek sistem pengereman apakah berfungsi dengan baik. Begitu juga dengan lampu jauh maupun spion, lengkapi surat-surat kendaraan dan pakai helm SNI," pungkasnya.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.