Jumat, 19 Jun 2026 08:01 WIB

Polisi Ungkap Motif Tewasnya Remaja dalam Tawuran di Surabaya, Apa Saja?

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Rabu, 26 Okt 2022 18:26 WIB
Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKP Arief Rizky Wicaksana saat menginterogasi tiga pelaku pembacokan. (foto: Zain Ahmad/jatimnow.com)
Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKP Arief Rizky Wicaksana saat menginterogasi tiga pelaku pembacokan. (foto: Zain Ahmad/jatimnow.com)

jatimnow.com - Motif tewasnya seorang remaja berinisial (RM) akibat luka bacok dalam sebuah tawuran mulai terungkap. Polres Pelabuhan Tanjung Perak menjelaskan bila tawuran antarkelompok pemuda di Jembatan Suroboyo, murni balas dendam dan konten media sosial.

"Motifnya balas dendam, karena geng dari ketiga pelaku ini kalah tawuran dengan kelompok korban," kata Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKP Arief Rizky Wicaksana, Rabu (26/10/2022).

Baca Juga: Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Akibat kalah dalam tawuran itu membuat kelompok dari ketiga pelaku pembacokan ini melancarkan balas dendam.

Selain dendam, Arief mengatakan bahwa tawuran tersebut dilakukan untuk memenuhi konten di media sosial (medsos) Instagram.

"Pengakuannya juga karena gabut atau jenuh. Kemudian tawuran itu dibuat konten di media sosial. Dan ini sering dilakukan," jelasnya.

Baca Juga: Pedagang Ayam di Malang Tega Bacok Teman, Ini Motifnya

Dalam tawuran itu, Polres Pelabuhan Tanjung Perak telah menangkap tiga pelaku pembacokan. Ketiganya adalah MRS (18), MFA (18), dan AS (16) yang memiliki peran masing-masing. 

MRS (18) dan MFA (18) berperan sebagai pembacok, sedangkan AS (16) merupakan otak di balik peristiwa berdarah itu.

"MRS dan MFA menuruti perintah AS, karena ia merupakan ketua geng meski usianya lebih muda. AS juga yang paling berani dalam setiap tawuran," tandas mantan Kanit Resmob Polrestabes Surabaya itu.

Baca Juga: Kurang dari 24 Jam, Pelaku Penusukan Diringkus Satreskrim Polres Gresik

Diketahui bahwa para pelaku dan korban ini memiliki nama kelompok masing-masing. Geng korban bernama Team Gukguk, sementara kelompok pelaku bernama Team Wokwok Kacaw.

Kedua geng ini kerap terlibat tawuran. Terakhir, sudah dua kali dalam bulan ini. Namun, yang mengakibatkan korban tewas, terjadi pada Minggu (23/10/2022).

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.