Jumat, 19 Jun 2026 02:18 WIB

Bupati Yes Tegaskan Belum Temukan Kasus Gagal Ginjal Akut di Lamongan

Bupati Yes saat menyapa dan menemik anak-anak di sela-sela peresmian Polindes Karangrejo. (Foto: Humas Pemkab Lamongan for jatimnow.com)
Bupati Yes saat menyapa dan menemik anak-anak di sela-sela peresmian Polindes Karangrejo. (Foto: Humas Pemkab Lamongan for jatimnow.com)

jatimnow.com - Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi menegaskan sampai saat ini di wilayahnya belum ada temuan kasus gagal ginjal akut.

"Alhamdulillah Lamongan hingga saat ini belum ada yang dideteksi sebagai gagal ginjal akut," ungkap bupati yang akrab di sapa Pak Yes itu, Rabu (26/10/2022).

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Meski begitu, pihaknya telah melakukan langka antisipatif adanya gejala baru yang sedang merebak tersebut. Salah satunya melakukan respons cepat penarikan obat terlarang di apotek maupun layanan kesehatan lain.

"Semenjak ada surat dari pemerintah terkait larangan sirup tersebut dari Menkes kami bergerak cepat dengan melakukan langkah antisipasi, termasuk menarik semua obat-obatan yang dilarang," ujarnya.

Baca Juga: Tingkatkan Indeks Harapan Hidup, Pemkab Lamongan Ajak 600 Lansia Peringati HLUN

Dijelaskan Pak Yes, sebenarnya ada satu gejala yang sempat diduga gagal ginjal akut namun setelah dipastikan temuan itu tidak mengalami gangguan pada ginjal.

"Sebenarnya kemarin ada satu keluhan (terkait gagal ginjal akut) tapi setelah didiagnosa ternyata bukan sakit seperti yang ditakutkan itu" katanya.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Diungkapkannya, di Lamongan pihak-pihak yang berkepentingan dengan obat-obatan yang dilarang tersebut juga langsung menarik usai ada larangan dari pemerintah. Kalau masih ditemukan ada yang menjual, Pak Yes berjanji akan menjeratnya dengan sanksi sesuai aturan yang ada.

"Sepanjang yang saya tahu, di Lamongan justru semuanya sudah menarik diri, jadi tidak ada upaya yang disengaja untuk melanggar," imbuhnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.