Rabu, 17 Jun 2026 04:58 WIB

Jalan Antar Desa di Lereng Gunung Bromo Tosari, Pasuruan Terputus akibat Longsor

  • Penulis : Moch Rois
  • | Selasa, 25 Okt 2022 20:50 WIB
Longsor menutup total jalan penghubung dua desa di Tosari, Pasuruan (Foto-foto: Kecamatan Tosari)
Longsor menutup total jalan penghubung dua desa di Tosari, Pasuruan (Foto-foto: Kecamatan Tosari)

jatimnow.com - Longsor akibat hujan deras di lereng Gunung Bromo menutup jalan antar desa di Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan. Hingga pukul 20.30 WIB, Selasa (25/10/2022), akses masih tertutup.

Dari data yang dihimpun jatimnow.com, ada dua lokasi tanah longsor. Pertama, sekitar pukul 13.30 WIB longsor terjadi jalan raya penghubung Desa Tosari dengan Desa Baledono.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

Sedangkan longsor kedua terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Material longsor menutup jalan Desa Tosari dengan Desa Ngadiwono.

Longsor terjadi akibat hujan deras yang mengguyur sejak pagi hingga sore.

"Akibat tingginya intensitas hujan yang berkepanjangan sejak pukul 10.00 pagi, menyebabkan longsor di dua titik. Beruntung tidak ada korban jiwa, hanya kerugian materiil," jelas Plt Camat Tosari, Hendi Candra Wijaya.

Baca Juga: Akses Jalan Utama Trenggalek-Ponorogo Mulai Dibuka Dengan Sistem Buka Tutup

Longsor menutup sebagian jalan penghubung dua desa di Tosari, PasuruanLongsor menutup sebagian jalan penghubung dua desa di Tosari, Pasuruan

Untuk longsor yang terjadi di jalan penghubung Desa Tosari dengan Desa Baledono, Hendi menyebut bahwa material longsor berasal dari tebing pinggir jalan. Tanah yang terbawa longsor sepanjang 17 meter, dengan tinggi 4 meter dan lebar 1,5 meter.

"Longsor itu mengakibatkan tanah penahan bangunan warung dan Pos Perhutani menimpa separuh jalan raya. Kendaraan roda dua dan empat masih bisa lewat," ujarnya.

Baca Juga: Material Batu Longsor, Jalan Utama Trenggalek-Ponorogo Kembali Ditutup

Namun, material longsor yang menutup jalan penghubung Desa Tosari dengan Desa Ngadiwono, membuat akses dua desa itu terputus. Karena semua jenis kendaraan tidak bisa melintas. Volume tanah yang longsor sepanjang 15 meter, tinggi 10 meter dan ketebalan 1,5 meter.

"Sampai saat ini (pukul 20.30 WIB), jalan penghubung Desa Tosari ke Desa Ngadiwono belum bisa dilewati kendaraan. Baik roda dua ataupun roda empat," tegas Hendi.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.