Minggu, 21 Jun 2026 07:57 WIB

Cerita Haru saat Janda Miskin di Jombang Terima Bantuan dari Polisi

Lianah, janda miskin di Dusun Sukorame, Desa Tejo, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang saat menerima bantuan dari polisi (Foto-foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)
Lianah, janda miskin di Dusun Sukorame, Desa Tejo, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang saat menerima bantuan dari polisi (Foto-foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Sungguh menyedihkan kisah Lianah, perempuan paruh baya, asal Dusun Sukorame, Desa Tejo, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang ini.

Di tengah kondisi perekonomian yang serba kekurangan, perempuan 46 tahun itu harus tetap harus berjuang menafkahi kebutuhan hidup keluarganya sendirian.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Lianah harus rela bekerja menjadi buruh serabutan, sejak ditinggal pergi suaminya, beberapa tahun yang silam. Kondisinya serba kekurangan dan hidup di gubuk reyot.

"Dulu pernah dapat sembako, satu tahun udah gak dapat bantuan. Sudah lapor ke pamong tapi belum dapat bantuan lagi," ungkap Liana saat ditemui di rumahnya, Selasa (24/10/2022).

Hari ini, Lianah mendapat bantuan dari Kapolres Jombang yang diserahkan oleh Polsek Mojoagung. Saat menerima bantuan, Lianah tidak bisa menyembunyikan rasa bahagianya.

Rumah yang ditempati Lianah, janda miskin di JombangRumah yang ditempati Lianah, janda miskin di Jombang

Baca Juga: Polisi Belajar Baik, Alasan IPDA Purnomo Pilih ODGJ yang Tak Bisa Berterima Kasih

"Rasanya senang sekali, hati ini berbunga, mas. Saya ini terenyuh, kalau dapat bantuan, terimakasih bapak polisi," ungkapnya.

Lianah mengaku pernah bekerja sebagai buruh serabutan. Namun kini dia fokus merawat cucunya.

"Dulu saya jadi buruh pembantu rumah tangga. Sekarang saya punya cucu, ya setiap bulan dikasih uang Rp500 ribu, dibuat hidup selama satu bulan, dicukup-cukupkan mas," paparnya.

Baca Juga: Besut Mudik ke Jombang, Mencari Roh Dialektika di Tanah Para Pemikir

Dia juga mengaku sudah lama menjanda, lantaran sang suami kabur dengan wanita lain.

"Saya ini hidup sendirian, suami dibawa lari orang mas, sudah lama. Jadi ya mencari nafkah sendiri," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.