Kamis, 18 Jun 2026 13:46 WIB

Korban ke-135 Tragedi Kanjuruhan Positif Covid, Rekan Tak Terima

Wakil Direktur Bidang Pelayanan Medik dan Perawatan RSSA, dr Syaifullah Asmiragani saat memberikan keterangan dalam jumpa pers. (Foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)
Wakil Direktur Bidang Pelayanan Medik dan Perawatan RSSA, dr Syaifullah Asmiragani saat memberikan keterangan dalam jumpa pers. (Foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)

jatimnow.com - Farzah Dwi Kurniawan Jhovahanda (20) merupakan korban ke-135 tragedi Kanjuruhan yang meninggal Minggu (23/10/2022) kemarin.

Lalu pihak RSSA Malang mengatakan korban terpapar Covid-19 usai dilakukan tes swab PCR beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus di Malang, Nilai Investasi Capai Rp800 Miliar

Wakil Direktur Bidang Pelayanan Medik dan Perawatan RSSA, dr Syaifullah Asmiragani mengatakan pada 15 Oktober pihaknya melakukan swab dan hasilnya positif.

"Sebenarnya kita swab dua kali, terakhir tanggal 15 dan hasilnya positif. Tes dilakukan tidak hanya kepada satu pasien atau korban Kanjuruan tapi seluruh korban lain sebelum massa inkubasi di RSSA Malang," ujarnya, Senin (25/10/2022)

Tapi dari seluruh pasien yang dites, hanya Farzah yang positif. Lalu saat pemakaman Farzah harusnya mengikuti protokol tapi karena infeksinya tidak terlalu tinggi pihak RSSA Malang memberikan kelonggaran.

Baca Juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi

"Sehingga pihak keluarga diperbolehkan memakamkannya secara biasa. Tingkat infeksinya kita lihat juga tidak terlalu tinggi," ujarnya.

Sementara itu salah satu rekan korban, Amanda Febri Putri (20) mengutarakan bila Farzah tak terpapar. Pasalnya ketika mendengar korban meninggal dia bersama rekan lainnya mendatangi RSSA.

"Nah pas melihat jenazah dipastikan kita tanya tapi dokter tak diam dan kayak kebingungan," katanya.

Baca Juga: Lewati Jalur Ilegal, Pendaki Gunung Semeru Dilaporkan Jatuh ke Jurang

Apalagi kondisi jenazah nampak biru di bagian dada dan kepala.

"Jadi badannya itu biru semua seperti korban lainnya yang terkena gas air mata," tutupnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.