Rabu, 17 Jun 2026 20:47 WIB

Ibu dan Anak di Tulungagung Bunuh Diri Minum Kopi Campur Potas

ilustrasi
ilustrasi

jarimnow.com - Seorang ibu di Tulungagung nekat mengakhiri hidupnya dengan meminum racun potas. Korban berinisial P (41), warga Desa Talang, Kecamatan Sendang ini juga mengajak anaknya K (9) untuk bunuh diri. Mayat keduanya ditemukan dalam sebuah kamar di rumah kakaknya. 

Wakapolsek Sendang, Ipda Haryoko mengatakan keduanya ditemukan dalam kondisi mulut berbusa pada pukul 07.30 WIB.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Sebelumnya sekitar pukul 06.00 WIB, sejumlah saksi masih melihat korban menyapu. Saksi yang masuk ke dalam rumah kaget saat menemukan keduanya di dalam kamar.

"Ibu dan anak ini ditemukan dalam kondisi mulut berbusa di sebuah kamar rumah kakaknya," ujarnya, Minggu (23/10/2022).

Dari hasil olah TKP, polisi menemukan dua buah gelas dan sisa racun potas yang diminum korban. Racun ini dicampur dengan kopi. Gelas tersebut ditemukan dalam kandang dan diduga disembunyikan oleh korban.

Aksi nekat ini diduga dilakukan korban karena tak kuat dengan beban hidup yang dihadapi. Dugaan ini berdasarkan surat wasiat yang sempat ditulis oleh korban sebelum melakukan aksi bunuh diri.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

"Diperkirakan korban dan anaknya meminum potasium yang dicampur kopi sekitar 06.30 WIB," paparnya.

Sementara itu, Kepala Desa Talang menerangkan selama ini korban bekerja di Surabaya sebagai pembantu rumah tangga. Korban sendiri baru pulang ke rumah pada hari Selasa (18/10/2022) lalu.

Biasanya korban di rumah hanya beberapa hari dan kembali ke Surabaya. Korban juga diketahui telah bercerai dengan suaminya.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

"Keberadaan suaminya tidak diketahui infonya sudah menikah lagi, " pungkasnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.