Senin, 22 Jun 2026 11:33 WIB

Ini Motif Pembuangan Bayi di Toilet Kantor Dispendikpora Tulungagung

Polisi saat melakukan olah TKP di lokasi kejadian.(Foto: Dok. Humas Polres Tulungagung)
Polisi saat melakukan olah TKP di lokasi kejadian.(Foto: Dok. Humas Polres Tulungagung)

jatimnow.com - Aparat Satreskrim Polres Tulungagung terus melakukan pemeriksaan kasus temuan bayi di toilet Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dispendikpora). Polisi telah menetapkan tersangka yang berstatus pelajar dan berusia di bawah umur. Dari hasil pemeriksaan, tersangka mengaku nekat membuang bayinya karena malu dan takut. Bayi perempuan yang dibuang itu merupakan hasil hubungan dengan pacarnya.

Kasatreskrim Polres Tulungagung AKP Agung Kurnia Putra mengatakan, selama ini tersangka menyembunyikan kehamilannya dari orang lain. Polisi juga masih melakukan pencarian terhadap pacar tersangka untuk dimintai keterangan.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

"Pacarnya masih kami cari karena kabur," ujarnya, Sabtu (22/10/2022).

Saat kejadian, tersangka diketahui sedang praktik kerja di sekitar Kantor Dispendikpora Tulungagung. Korban lalu masuk ke toilet kantor tersebut karena mengalami kontraksi. Setelah melahirkan, bayi berjenis kelamin perempuan ini lalu dimasukkan ke tangki closet dan ditinggal pergi. Karena masih berusia di bawah umur, polisi tidak melakukan penahanan terhadap tersangka.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

"Proses hukum tetap berjalan seperti biasa dan nanti akan menggunakan sistem peradilan anak," terangnya.

Sebelumnya bayi perempuan ditemukan tewas dalam sebuah tangki kloset di Kantor Dispendikpora Tulungagung, Rabu (19/10/2022). Dari rekaman kamera CCTV, polisi berhasil mengungkap identitas tersangka yang masih berusia 16 tahun dan merupakan pelajar. Berdasarkan hasil pemeriksaan, tersangka mengaku malu dan takut karena melahirkan di luar pernikahan. Akibat perbuatannya, tersangka terancam hukuman 15 tahun penjara.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

 

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.