Jumat, 19 Jun 2026 01:41 WIB

5 Kecamatan di Ponorogo Terendam Banjir, Tinggi Air Hingga Lutut Orang Dewasa

Banjir di Ponorogo.(Foto: Mita Kusuma)
Banjir di Ponorogo.(Foto: Mita Kusuma)

jatimnow.com - Banjir kembali menerjang wilayah Kabupaten Ponorogo mulai Jumat (21/10/2022) hingga Sabtu (22/10/2022). Setidaknya ada 5 kecamatan yang terendam banjir.

“Kecamatan Jambon, kemudian Badegan, Ponorogo, Siman dan Kecamatan Sukorejo,” ujar Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo Surono, Sabtu pagi.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Banjir terjadi karena hujan dengan intensitas tinggi mengguyur Kabupaten Ponorogo selama beberapa jam. Ratusan rumah terdampak banjir dengan ketinggian air hingga 60 centimeter atau setinggi lutut orang dewasa.

“Sementara banjir terparah terpantau terjadi di wilayah di Kelurahan Pakunden dan Lelurahan Paju, masuk Kecamatan Kota Ponorogo,” Kata Surono.

Tujuh lansia dan anak-anak terpaksa diungsikan ke Masjid Agung Ponorogo. Sebab rumah mereka terendam banjir. Apalagi debit air banjir terus bertambah meski hujan sudah reda.

Baca Juga: Berkali Ganti Bupati, Warga Karang Mluwo Jember Masih Dihantui Banjir

“Selain merendam ratusan rumah, sejumlah fasilitas umum juga ikut terdampak. Warga terutama Lansia dan anak-anak terpaksa diungsikan ketempat yang lebih aman,” terangnya.

Salah satu warga Kelurahan Paju, Sunaryo mengungkapkan selain karena hujan deras dengan intensitas tinggi sejak siang hingga malam hari, banjir yang terjadi kali ini juga disebabkan meluapnya Sungai Sekayu.

“Sampai tengah malam, warga yang terdampak banjir masih bersiaga di rumah karena mereka khawatir adanya banjir kiriman dari luapan sungai,” ungkapnya.

Baca Juga: Info Cuaca Jatim, Probolinggo Waspada Hujan Lebat, Daerah Lain Terkendali

Masih menurut Sunaryo, luapan Sungai Sekayu membuat hampir semua rumah terdampak. Kemudian jalan juga terendam semua.

“Kalau dihitung bisa ratusan rumah yang terdampak, karena hampir semua yang ada di Keluarhan Paju, dan memang daerah ini langganan banjir,” pungkasnya.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.