Sabtu, 20 Jun 2026 07:22 WIB

Pemkot Batu Gelontor Anggaran Rp6 Miliar untuk Cegah Banjir

Pembangunan drainase di Kota Batu. (Foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)
Pembangunan drainase di Kota Batu. (Foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)

jatimnow.com - Guna mengurangi genangan air serta meminimalisir luapan banjir, Pemerintah Kota Batu melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menganggarkan dana Rp6 miliar.

Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kota Batu Eko Setyawan menjelaskan anggaran tersebut nanti untuk pemasangan drainase agar bisa mengurangi genangan air sehingga bisa memperpanjang umur jalan.

Baca Juga: Berkali Ganti Bupati, Warga Karang Mluwo Jember Masih Dihantui Banjir

"Setelah tahun kemarin kami fokus menambah jalan maka tahun ini kami fokus mempertahankan kualitasnya, dengan pemasangan drainase," kata Eko, Jumat (21/10/2022).

Perbaikan drainase itu dilakukan pada 36 titik yang tersebar di tiga kecamatan. Setiap titiknya, masing-masing bakal memiliki panjang sekitar 50-60 meter.

"Sehingga apabila total jalan sepanjang 1,5 Kilometer jalan yang dilengkapi drainase maka Rp6 miliar tersebut sudah mampu mencukupi kebutuhan yang ada," katanya.

Baca Juga: Melihat Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja di Kota Kediri, Inovasi untuk Sanitasi Aman

Tak hanya itu saja, DPUPR masih membutuhkan tambahan drainase dan diusulkan dalam pembahasan PAK dengan menambahkan 15 sampai 20 paket.

"Pemasangan drainase ini juga berbeda sistemnya dengan pengerjaan jalan. Di mana antara satu titik dengan yang lainnya memiliki biaya yang berbeda," imbuhnya.

Biaya pemasangan tergantung dengan kondisi di lapangan, sehingga semakin sulit medan yang akan dipasang maka membutuhkan biaya semakin besar.

Baca Juga: Siswa di Jember Naik Rakit ke Sekolah, Jembatan Putus Diterjang Banjir

Ia juga berharap dengan adanya penambahan fasum tersebut maka masyarakat semakin nyaman ketika menggunakan jalan raya tanpa khawatir dengan adanya genangan air.

"Karena ketika air menggenang tentu juga bisa membahayakan pengguna jalan raya. Namun dengan adanya drainase maka juga bisa mengurangi potensi kecelakaan karena pengendara bisa melihat dengan jelas kondisi jalan raya," tutupnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.