Rabu, 17 Jun 2026 21:40 WIB

Reklame Bodong Terpasang di Jalur Tertib Lalu Lintas Jombang

Reklame yang diduga tak berizin berada di jalur tertib lalu lintas. (foto: Elok Aprianto/jatimnow.com))
Reklame yang diduga tak berizin berada di jalur tertib lalu lintas. (foto: Elok Aprianto/jatimnow.com))

jatimnow - Sebuah papan reklame salah satu toko elektronik berdiri di jalur tertib lalu lintas Jalan Presiden KH Abdurahman Wahid, Jombang.

Selain terpasang di kawasan tertib lalu lintas (KTL), papan reklame tersebut diduga belum mengantongi izin dari dinas terkait.

Baca Juga: Besut Mudik ke Jombang, Mencari Roh Dialektika di Tanah Para Pemikir

Reklame yang berukuran kurang lebih 1x2 meter dengan ketinggian 5 meter berwarna merah itu terpasang di bahu jalan sisi selatan jalan. Tak hanya itu, pembangunan reklame yang diduga bodong itu juga ditengarai menebang pohon milik Dinas Lingkungan Hidup Jombang.

Kepala DPMPTPSP Jombang, Wor Windari mengakui hingga saat ini belum ada pengajuan masuk terkait pemasangan reklame di Jalan Presiden KH Abdurahman Wahid. "Sampai sekarang masih belum ada rekomendasi yang masuk," ungkapnya, Jum'at (21/10/2022).

Ia memastikan jika bangunan papan reklame milik toko elektronik itu belum mengantongi izin alias bodong. "Kami akan melakukan koordinasi dengan Satpol PP Jombang terkait hal ini," pungkasnya.

Dihubungi melalui telepon selularnya, marketing communication pihak toko elektronik, Dodik tidak banyak memberikan keterangan. "Izinnya masih proses, karena melalui vendor," ucap Dodik.

Ketika dipertegas apakah bangunan reklame itu berdiri sebelum izin keluar. Dodik enggan memberikan komentar lebih lanjut.

Baca Juga: Potret Travesti Ludruk, Simbol Perlawanan yang Hadir di Pameran Foto Jombang

Terpisah, Kabid Pengelolaan Sampah dan Ruang Terbuka Dinas Lingkungan Hidup Jombang, M. Amin Kurniawan tak menampik melakukan beberapa pemangkasan pohon di jalan Presiden KH Abdurahman Wahid.

"Memang benar kami melakukan pemanggkasan di jalan itu. Sedikitnya ada lima pohon yang kami pangkas," katanya.

Amin menegaskan pemangkasan pohon dikarenakan kondisi iklim. Sehingga, pihaknya menginventarisir pohon yang rentan roboh.

Baca Juga: Jombang Terancam Krisis Mikroplastik, Limbah Domestik Jadi Biang Kerok

"Nantinya, pemangkasan tidak hanya di jalan Presiden KH Abdurahman Wahid. Termasuk yang di Jalan Buya Hamka, akan dilakukan hal yang sama. Karena kemarin ada yang roboh," bebernya.

Pihak DLH membantah pemangkasan pohon atas permintaan pemilik reklame. Amin menegaskan pemangkasan pohon, murni karena cuaca. "Saat ini teman-teman melakukan pemangkasan bukan karena permintaan melainkan (pemilik reklame), murni karena cuaca," tukasnya.

"Bagi wilayah yang sedikit aduannya cukup menyodorkan dokumen melalui WhatsApp dan bisa diambil di Mall Pelayanan Publik (MPP) atau sentra layanan terdekat. Selain di sini, kami akan bergerak ke daerah terdampak lain akan kami kunjungi," tambah Djuang.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.