Rabu, 10 Jun 2026 16:05 WIB

Pemprov Jatim Tekankan Gotong Royong Hadapi Bencana

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Kamis, 20 Okt 2022 18:09 WIB
Gubernur Jawa Timur saat memantau kesiapan tanggap bencana di Lapangan Kodam V/Brawijaya. (foto: Zain Ahmad/jatimnow.com)
Gubernur Jawa Timur saat memantau kesiapan tanggap bencana di Lapangan Kodam V/Brawijaya. (foto: Zain Ahmad/jatimnow.com)

jatimnow.com - Wilayah Jawa Timur masih berpotensi terjadi bencana akibat cuaca yang ekstrem dan hidrometeorologi. Berdasarkan catatan dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) hujan diprediksi akan terus turun dalam beberapa hari ke depan.

Cuaca ekstrem ini rawan terjadi bencana banjir, banjir bandang, maupun longsor di beberapa daerah. Terlebih Jatim adalah wilayah yang berpotensi terjadi bencana alam.

Baca Juga: Berkali Ganti Bupati, Warga Karang Mluwo Jember Masih Dihantui Banjir

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengatakan bahwa wilayahnya telah memiliki sejumlah desa tangguh bencana. Ia meminta desa tersebut harus siap siaga, dan memperbarui data dari BMKG.

Ia juga meminta masyarakat untuk memastikan saluran air di daerah masing-msing telah bersih dari sampah unruk melancarkan aliran air. Pernyataan ini disampaikan di sela apel Kesiagaan Penanggulangan Bencana Alam di Lapangan Kodam V/Brawijaya, Kamis (20/10/2022)

“Potensi terhadap intensitas hujan yang tinggi memungkinan terjadinya banjir, banjir bandang, dan longsor. Oleh karena itu semua antisipasi dan mitigasi harus dilakukan di tiap elemen secara berjenjang dan terstruktur,” katanya.

Selain itu, pihaknya juga mengimbau agar komunikasi antarlini masyarakat terjalin dengan baik. Khususnya pemegang kunci pintu air dam dan waduk agar terus bisa memonitor volume air.

Baca Juga: Jadwal WFH ASN Pemprov Diubah Jumat, Apa Kabar Pelayanan Publik?

"Di sisi lain sedimentasi di berbagai titik dimaksimalkan, dan dilakukan pengerukan. Pintu-pintu air baik manual maupun hidrolik kami pastikan berjalan dengan baik. Semua pemegang kunci pintu air, khususnya di sekitar dam atau waduk memonitor volume air,” lanjut Khofifah.

Ia juga meminta peralatan yang dimiliki disiapkan sebagai bentuk mitigasi bencana. Meski begitu, ia juga meminta kesiapsiagaan seluruh lini harus dilakukan dalam bentuk gotong royong.

Baca Juga: Jenis dan Bobot Sapi Kurban Orang Nomor 1 di Jatim

Soal penanganan korban, masing masing puskesmas dan rumah sakit sudah menyatakan kesiapannya. Setiap logistik dan pelatanan kesehatan juga dirancang di setiap titik.

Dalam apel tersebut, Khofifah Indar Parawansa didampingi Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Nurcahyanto, Kapolda Jatim Irjen Pol Toni Hermanto dan Pangkoarmada II Laksda TNI TSNB Hutabarat.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.