Kamis, 18 Jun 2026 14:18 WIB

Terduga Pembuang Bayi di Toilet Dispendikpora Tulungagung Masih di Bawah Umur

Toilet Dispendikpora Tulungagung yang dipasang garis polisi.(Foto: Polres Tulungagung)
Toilet Dispendikpora Tulungagung yang dipasang garis polisi.(Foto: Polres Tulungagung)

jatimnow.com - Aparat Satreskrim Polres Tulungagung terus menyelidiki kasus penemuan bayi di toilet Kantor Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dispendikpora). Petugas telah mengamankan terduga pelakunya. Kondisinya saat ini masih memerlukan perawatan sehingga belum dapat dimintai keterangan. Terduga pelaku diketahui masih berusia di bawah umur.

Kasi Humas Polres Tulungagung Iptu Mohammad Anshori mengatakan, terduga pelaku masih sebagai saksi. Hal ini dikarenakan hasil autopsi terhadap mayat bayi perempuan belum keluar. Petugas membutuhkan hasil autopsi untuk mengetahui pasti penyebab kematiannya.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

"Apa meninggal sebelum kejadian atau sesudah kejadian, kami masih menunggu hasil autopsi," ujarnya, Kamis (20/10/2022).

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Dari hasil pemeriksaan sementara, terduga pelaku tidak ada kaitannya dengan Dispendikpora. Sejumlah saksi menyatakan terduga pelaku masuk kantor dan menanyakan lokasi toilet kepada pegawai. Setelah itu, di masuk ke toilet dan keluar seperti biasa. Toilet tersebut memang diperuntukkan bagi umum.

"Bukan bagian dari Dispendikpora, statusnya saat ini masih saksi," terangnya.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Sebelumnya sesosok mayat bayi perempuan ditemukan di dalam tangki closet toilet Dispendikpora Tulungagung. Kejadian bermula saat salah seorang penngguna toilet memencet tombol flush, namun yang keluar air berwarna merah. Peristiwa ini dilaporkan ke pegawai lainnya. Saat dibuka, ternyata terdapat sosok mayat bayi dengan kondisi tali pusar dan kalung usus masih menempel. Polisi yang melakukan olah TKP di lokasi kejadian membawa mayat bayi ke rumah sakit untuk dilakukan autopsi.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.