Kamis, 18 Jun 2026 01:15 WIB

Siswa SMA Nangis Naik Genting Gegara HP Disita, Mau Bunuh Diri?

Siswa SMA berinisial JD berada di atas genting dan berusaha bunuh diri dari atas genting gedung sekolah. (Foto: tangkapan layar)
Siswa SMA berinisial JD berada di atas genting dan berusaha bunuh diri dari atas genting gedung sekolah. (Foto: tangkapan layar)

jatimnow.com - Situasi salah satu SMA negeri di Pamekasan mendadak gaduh. Itu setelah salah seorang siswa naik ke atas genting sekolah, Rabu (19/10/2022)

Siswa kelas X berinisial JD naik ke atas genting dan diduga melakukan percobaan bunuh diri. Alasannya hanya lantaran handphone (HP) miliknya disita salah satu guru.

Baca Juga: STB Gandeng Muhammadiyah Jatim, 500 Siswa Bakal Belajar ke Singapura

Aksi nekad itu terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Tanpa diketahui, siswa naik ke atas genting saat jam sekolah. Namun, saat berada tepat diatas atap, aksi itu diketahui sejumlah guru.

Alhirnya, pihak sekolah menghubungi pihak kepolisian. Termasuk berkoordinasi dengan BPBD dan Damkar setempat. Merekapun naik secara perlahan ke atas genting membujuk JD segera turun.

Baca Juga: Ujian Kelulusan Unik, Siswa SMP Labschool Unesa 3 Pamerkan Karya Inovatif

"Kami dihubungi dan langsung ke sekolah. Proses evakuasi dibantu oleh polisi dan guru, " kata Kapusdalops BPBD Pamekasan, Wahed Ilham.

Dia mengungkapkan, JD menangis saat berada di atas genting. Polisi dan BPBD terus membujuk hingga berhasil. Sehingga JD dievakuasi di salah satu ruangan di sekolah.

Baca Juga: Ruang Kelas Ambruk, BPBD Tulungagung Siapkan Tenda Darurat Untuk Belajar Siswa

Wahed mengungkapkan, JD sengaja naik ke atas genting. Alasannya karena handphone yang dibawa ke sekolah disita salah seorang guru. Sebab, HP yang dipegang JD diduga bukan miliknya sendiri.

"JD langsung diamankan di ruang guru. Sejumlah guru berusaha menenangkan korban setelah sempat membuat heboh lingkungan sekolah, " imbuhnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.