Minggu, 21 Jun 2026 03:51 WIB

Ratusan Rumah di Tulungagung Terendam Banjir Kiriman dari Trenggalek

Banjir kiriman yang merendam rumah warga di Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Banjir kiriman yang merendam rumah warga di Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Ratusan rumah di Desa Gandong, Kecamatan Bandung, Kabupaten Tulungagung, terendam banjir. Genangan air ini merupakan kiriman dari Kabupaten Trenggalek.

Saat ini air yang menggenangi wilayah Trenggalek terpantau mulai surut. Air mengalir ke arah Tulungagung dan menyebabkan rumah warga terendam.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Jika hujan tidak turun dalam beberapa hari kedepan, genangan ini bisa lekas surut. Namun jika masih terjadi hujan dipastikan kondisinya akan semakin parah. 

Kepala Desa Gandong, Susanto mengatakan total terdapat dua dusun yang tergenang banjir. Air mulai masuk ke rumah warga sejak semalam. Surutnya banjir di wilayah Trenggalek berimbas ke desa tersebut. Hal ini dikarenakan air masuk ke aliran sungai yang melintasi desa ini.

"Ini merupakan banjir kiriman dari Trenggalek, air masuk ke sungai dan meluap masuk ke rumah warga," ujarnya, Rabu (19/10/2022). 

 

Ketinggian air yang menggenangi rumah warga ini bervariasi, mulai 50 Cm hingga 75 Cm. Meskipun rumahnya terendam banjir, namun warga enggan mengungsi. Warga memilih tetap bertahan di rumah sambil menunggu banjir surut.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Mereka juga khawatir jika ditinggal harta benda akan ikut hanyut terbawa banjir. Air juga menggenangi akses jalan utama penghubung Kabupaten Tulungagung dengan Trenggalek. Warga harus ekstra hati-hati melintasi jalan tersebut.

"Untuk sementara belum ada yang mengungsi, mereka memilih bertahan di rumah sambil menunggu banjir surut, " tuturnya. 

 

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Sementara itu Camat Bandung Chanif Jatmika menyebut total terdapat 8 desa yang terdampak banjir kiriman ini. Desa tersebut adalah Gandong, Talun Kulon, Sukoharjo, Soko, Suwaru, Bantengan , Nglampir dan Mergayu.

Selain masuk ke rumah warga, banjir juga menggenangi area pesawahan. Beberapa tanggul sungai juga dilaporkan mengalami kerusakan.

"Tidak ada korban jiwa, saat ini kamis terus memantau dan melakukan pendataan, " pungkasnya. 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.