Kamis, 18 Jun 2026 14:52 WIB

Sungai Brantas Meluap, Perahu Penyeberangan di Tulungagung Berhenti Beroperasi

Dermaga jasa perahu penyeberangan yang tergenang air.(Foto: Bramanta Pamungkas)
Dermaga jasa perahu penyeberangan yang tergenang air.(Foto: Bramanta Pamungkas)

jatimnow.com - Sejumlah perahu penyeberangan di Kabupaten Tulungagung tidak beroperasi hari ini, Senin (17/10/2022). Debit air di Sungai Brantas sangat tinggi sehingga menutup dermaga perahu penyeberangan. Kondisi ini membuat jasa penyeberangan yang menghubungkan antara wilayah Tulungagung dan Blitar terhenti. Mereka baru kembali beroperasi saat debit air sudah normal dan dermaga bisa digunakan.

Salah seorang kru di perahu penyeberangan Suwandi mengatakan, air di Sungai Brantas sudah meluap sejak pukul 06.00 WIB. Sebelumnya mereka telah menerima pemberitahuan dari Dinas Perhubungan setempat terkait kondisi ini. Para pemilik perahu penyeberangan diminta untuk tidak beroperasi sementara karena debit air yang sangat tinggi dan berbahaya.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

"Kami sudah mendapatkan imbauan dari petugas Dinas Perhubungan agar tidak beroperasi jika kondisi tidak memungkinkan," ujarnya.

Tingginya debit air sungai disebabkan dibukanya pintu waduk di wilayah Blitar. Beberapa waduk membuka pintu air setelah ketinggiannya mencapai batas yang telah ditentukan. Jika tidak dibuka, dikhawatirkan akan membahayakan penduduk sekitar. Luapan Sungai Brantas merupakan yang terparah. Sebelumnya, air di sungai juga pernah meluap dan membuat jasa perahu penyeberangan tutup.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

"Tapi tidak separah ini, ini yang paling parah dalam tahun ini," tuturnya.

Ditutupnya jasa perahu penyeberangan memaksa sejumlah warga untuk memutar hingga sejauh 5 kilometer. Salah seorang pengguna jasa perahu penyeberangan, Fatah mengaku setiap hari melewatinya. Meskipun terdapat jembatan, karyawan pabrik ini memilih menggunakan jasa perahu penyeberangan karena relatif dekat.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

"Kalau lewat jembatan harus memutar jauh," pungkasnya.

 

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.