Selasa, 09 Jun 2026 05:52 WIB

Khofifah Beberkan 9 Nilai Utama Gus Dur, Apa Saja?

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama istri Gus Dur Sinta Nuriyah dan Koordinator Nasional Jaringan Gusdurian Alissa Wahid (Foto: Pemprov Jatim/jatimnow.com)
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama istri Gus Dur Sinta Nuriyah dan Koordinator Nasional Jaringan Gusdurian Alissa Wahid (Foto: Pemprov Jatim/jatimnow.com)

jatimnow.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak Gusdurian untuk memegang teguh 9 nilai utama Gus Dur dan mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

Nilai-nilai tersebut meliputi ketauhidan, kemanusiaan, keadilan, kesetaraan, pembebasan, kesederhanaan, persaudaraan, kekesatriaan dan kearifan lokal.

Baca Juga: KPK Angkut 2 Koper Hitam Usai Periksa 15 Saksi Dana Hibah Jatim di Probolinggo

"Jejak pikir dan nilai-nilai yang selama ini digaungkan Gus Dur harus menjadi ruh dalam setiap gerakan sosial yang lakukan setiap Gusdurian," ungkap Khofifah dalam keterangan resmi yang diterima jatimnow.com, Jumat (15/10/2022).

Khofifah menyebut, 9 nilai utama itu harus menjadi pondasi dan gerak langkah Gusdurian untuk merawat dan melestarikan perjuangan Gus Dur. Karena Gus Dur adalah sosok dengan nilai kemanusiaan tinggi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Baca Juga: Ekonomi Ngagel Surabaya Mati Suri, Pemprov Jatim Diminta Turun Tangan

Khofifah yang dikenal sebagai santri langsung Gus Dur itu juga menilai gagasan dan pemikiran Gus Dur telah memberikan sumbangsih besar bagi bangsa Indonesia. Karena Gus Dur memainkan dua karakter sekaligus, yakni sebagai seorang ulama dan seorang nasionalis negarawan.

"Itulah mengapa, saat Gus Dur membicarakan tentang Islam dan kebangsaan, maka Gus Dur akan sungguh-sungguh melakukannya, bukan sekedar wacana. Termasuk integritas Gus Dur dalam membela hak-hak manusia, terutama kelompok-kelompok yang terpinggirkan, kelompok miskin dan kaum marginal," papar Khofifah.

Baca Juga: Jerit Istri Sah Oknum ASN BPKAD Jatim, Terbukti Berzina Tapi Belum Ditahan

"Bagi Gus Dur, perbedaan atau kemajemukan adalah sunnatullah. Ada satu kalimat Gus Dur yang seringkali kita dengar yaitu: "Tidak penting apapun agama atau sukumu. Kalau kamu bisa melakukan sesuatu yang baik untuk semua orang, orang tidak tanya apa agamamu". Sungguh luar biasa Gus Dur," tambah Ketua Umum Muslimat NU tersebut.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.