Sabtu, 20 Jun 2026 16:54 WIB

Soal Yenny Wahid Dipasangkan Ganjar, Alissa Ungkap Sikap Keluarga dan Gusdurian

Koordinator Nasional Jaringan Gusdurian, Alissa Wahid (Foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)
Koordinator Nasional Jaringan Gusdurian, Alissa Wahid (Foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)

jatimnow.com - Baru-baru ini, nama putri keempat mantan Presiden RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur) direkomendasi sebagai calon wakil presiden (cawapres) oleh Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Yenny dianggap sebagai sosok perempuan potensial menggaet hati masyarakat. Partai ini pun memasangkan Yenny yang bernama asli Zannuba Ariffah Chafsoh itu dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dengan posisi tiga besar radar calon presiden melalui beberapa lembaga survei.

Baca Juga: Dukungan Mengalir, 69 Tokoh Ajukan Jaminan untuk Komar di PN Surabaya

Alissa Qotrunnada atau Alissa Wahid, kakak kandung Yenny mengaku jika keluarga besarnya belum mengambil sikap akan mendukung ataupun menolak rekomendasi tersebut.

"Kalau kami karena masih baru radar-radar aja kita masih belum mengambil ini ya, belum mengambil sikap aja, fenomena aja itu," terang Alissa saat ditemui di Gedung Negara Grahadi di Surabaya, Jumat (14/10/2022) malam.

Baca Juga: Dosen Ilmu Politik Unesa Soroti Konsolidasi Kekuasaan-Strategi Geopolitik Nasional

Meski demikian, Alissa menyebut jika apapun yang menjadi keputusan adiknya nanti, dirinya akan tetap mendukung.

"Yang paling penting kan Yenny-nya. Kami akan mendukung apapun keputusan Yenny, gitu," katanya.

Baca Juga: Menyoal Konsistensi Komunikasi Publlik Pejabat Negara

Namun, dukungan darinya itu bukan semata akan diikuti oleh jaringan Gusdurian seluruh Indonesia. Karena, Alissa menegaskan jika Gusdurian hingga saat ini masih menghidar dari aktivitas politik praktis.

"Jadi apapun keputusan Yenny kami pasti dukung. Tapi tetep jaringan Gusdurian tidak akan berpolitik praktis," tegas Koordinator Nasional Jaringan Gusdurian itu.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.