Rabu, 17 Jun 2026 00:31 WIB

Irjen Teddy Minahasa Ditangkap: Dites Urine 3 Kali, Diduga Jual Narkoba

Irjen Teddy Minahasa (Foto: Instagram @humaspoldasumbar)
Irjen Teddy Minahasa (Foto: Instagram @humaspoldasumbar)

jatimnow.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membenarkan dugaan Irjen Pol Teddy Minahasa terlibat penjualan barang bukti narkoba.

"Dugaan dari keterlibatan yang bersangkutan menjual kita sudah mendapatkan," tegas Sigit dalam siaran langsung akun Twitter Divisi Humas Polri @DivHumas_Polri, Jumat (14/10/2022).

Baca Juga: Mengenal IPDA Purnomo, Wisudawan Unitomo yang Wakafkan Hidup untuk ODGJ

Sementara dari hasil tes urine yang dilakukan terhadap Teddy sebanyak tiga kali, hasilnya tidak teridentifikasi sebagai golongan narkotika.

"Kemudian masalah tes urine untuk Irjen TM dilakukan tiga kali. Memang satu hal yang didapat, ada jenis obat-obatan tertentu, tapi bukan narkoba. Mungkin terkait apa yang dikonsumsi akan didalami," beber Sigit.

Sigit menjelaskan bahwa Teddy diamankan Div Propram Polri setelah Polda Metro Jaya membongkar jaringan narkoba yang melibatkan tiga warga sipil, polisi berpangkat Bripka, polisi berpangkat Kompol dan mantan Kapolres Bukit Tinggi berpangkat AKBP.

"Dari pendalaman yang dilakukan, kita melihat ada keterlibatan Irjen TM," bebernya.

Baca Juga: Sumenep Geger, Kokain Puluhan Miliar Terdampar di Pantai Kahuripan

Atas keterlibatan itu, Sigit memerintahkan Div Propam Polri menjemput dan memeriksa Teddy.

"Saya perintahkan Kadiv Propam untuk menjemput dan memeriksa Irjen TM. Dan setelah gelar perkara, Irjen TM ditetapkan sebagai terduga pelanggar dan sudah ditempatkan di tempat khusus," paparnya.

Setelah itu, lanjut Sigit, Div Propram akan melakukan pemeriksaan etik agar bisa diproses dengan ancaman hukuman Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH).

Baca Juga: Polres Gresik Bongkar Jaringan Narkoba Lintas Kota, 4 Tersangka Diringkus

Sementara untuk kasus pidana Teddy, Sigit juga telah memerintahkan Kapolda Metro Jaya untuk memproses dengan tuntas.

"Jadi akan ada dua proses, yaitu etik dan pidana," tegas Sigit.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.