Jumat, 19 Jun 2026 01:36 WIB

Duka Tragedi Kanjuruhan, Pemkot Tunda Perayaan Hari Jadi ke-21 Kota Batu

Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko. (Foto: Diskominfo Kota Batu/jatimnow.com)
Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko. (Foto: Diskominfo Kota Batu/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemkot Kota Batu memutuskan menunda sementara pelaksanaan Hari Jadi ke-21 Kota Batu yang sedianya berlangsung 17 Oktober 2022. Penundaan menyusul duka mendalam akibat tragedi di Stadion Kanjuruhan.

Meski demikian, kegiatan yang bersifat tradisi, seperti ziarah ke para tokoh, anjangsana hingga doa bersama, tetap digelar.

Baca Juga: Arema FC Kecewa, Merasa Dirugikan Harus Jamu Persebaya Surabaya di Bali

Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko, menuturkan peringatan Hari Jadi Kota Batu menyesuaikan dengan kondisi duka yang masih menyelimuti Jawa Timur. Kegiatan yang bersifat ingar-bingar ditunda hingga batas waktu tertentu.

"Kegiatan yang sifatnya keceriaan itu kita tunda dulu sampai kondisi memungkinkan. Mungkin akan kita gelar pada November," terang Dewanti, Jumat (14/10/2022).

Baca Juga: Audit Sampah Ungkap Sachet Kuasai Limbah Rumah Tangga Batu

Kegiatan yang bersifat sosial dan religi tetap dilaksanakan, seperti agenda ziarah makam para tokoh bedah karawang Kota Batu. 7 tokoh yang akan dikunjungi antara lain Mbah Mayangsari di Desa Pesanggrahan, Mbah Patok, Mbah Mbatu di Desa Bumiaji.

Selain itu, Pemkot akan menyambangi makam mantan Wali Kota Batu pertama (alm) H. Imam Kabul di TPU Sama’an Kota Malang, (alm) H. Khudori di TPU Pare, Kediri; dan (alm) Mashun Abdurrahman di TPU Kecamatan Tumpang.

Baca Juga: Pemuda Mojokerto Lompat dari Jembatan Cangar Batu, Ini Dugaan Motifnya

Agenda ini akan dilakukan oleh Wali Kota, Wakil Wali Kota, dan seluruh pejabat Forkopimda.

"Tradisi ini dilakukan sebagai wujud penghormatan atas jasa para tokoh yang membangun Kota Batu hingga semaju sekarang," jelas Dewanti.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.