Jumat, 19 Jun 2026 02:50 WIB

Alhamdulillah, 371 Rumah Warga di Sukorame, Lamongan Bakal Disulap Lebih Layak

Penyerahan buku tabungan di Kantor Kecamatan Sukorame, Kabupaten Lamongan (Foto: Humas Pemkab Lamongan for jatimnow.com)
Penyerahan buku tabungan di Kantor Kecamatan Sukorame, Kabupaten Lamongan (Foto: Humas Pemkab Lamongan for jatimnow.com)

jatimnow.com - Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) menyasar 371 rumah warga yang tidak layak huni di Kecamatan Sukorame, Kabupaten Lamongan.

Nantinya, penerima manfaat akan mendapat bantuan uang tunai yang diserahkan melalui buku tabungan khusus sebesar Rp20 juta. Dengan rincian Rp17,5 juta untuk pengadaan bahan bangunan dan Rp2,5 juta untuk upah pekerja.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Sejalan dengan program pemerintah pusat itu, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi (Pak Yes) turut berkomitmen mendampingi penyaluran bantuan tersebut. Ia mendatangi para penerima manfaat dan memberikan langsung buku tabungan BSPS.

"371 penerima manfaat tersebut tersebar di empat desa di Kecamatan Sukorame, yakni Desa Sembung sebanyak 1 penerima, Desa Sukorame sebanyak 109 penerima dan Desa Kedungkumpul sebanyak 254 penerima, serta Desa Kedungrejo sebanyak 7 penerima," ungkap Pak Yes, Kamis (13/10/2022).

Pak Yes menyebut bahwa bantuan ini dapat membantu percepatan penuntasan kemiskinan ekstrem dan stunting di Lamongan.

Baca Juga: Kolaborasi Pramuka dan RSTN, Bedah 3 Rumah Tidak Layak Huni di Kota Kediri

"Stimulan ini memancing. Dengan pancingan ini diharapkan kita lebih semangat membangun rumah menjadi lebih layak yang ada kamar mandinya, ada WC, jendela untuk sirkulasi sehingga menjadikan rumah semakin sehat," paparnya.

Dengan memiliki rumah yang semakin layak dan sehat, lanjut Pak Yes, akan menstimulasi tumbuh kembang anak-anak.

Baca Juga: Tingkatkan Indeks Harapan Hidup, Pemkab Lamongan Ajak 600 Lansia Peringati HLUN

Sementara Perwakilan Kepala Balai Penyediaan Perumahan Wilayah Jawa IV, Riva Siregar mengatakan, penyelenggaraan perumahan swadaya dilaksanakan dalam rangka memenuhi hak dasar rakyat Indonesia untuk bertempat tinggal yang layak dalam lingkungan yang sehat.

"Selain untuk mengurai kemiskinan ekstrem, program ini bertujuan untuk menurunkan stunting. Karena anak-anak adalah cikal bakal generasi Indonesia, maka mereka harus tinggal di lingkungan yang sehat," pungkas Riva yang juga selaku Tenaga Ahli Balai Penyediaan Perumahan Jatim itu.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.