Senin, 22 Jun 2026 13:11 WIB

Emak-emak dan Penyandang Disabilitas Meriahkan Fashion Show di Telaga Lamongan

Aksi emak-emak saat Fashion Show di telaga bandung Lamongan.(Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Aksi emak-emak saat Fashion Show di telaga bandung Lamongan.(Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Apa jadinya jika telaga dibuat arena fashion show? Pertanyaan itu seketika terjawab dari aksi emak-emak saat berlenggak-lenggok di Taman Telaga Bandung Lamongan yang telah didesain sebagai catwalk.

Seakan tak mau kalah, para peserta berdandan dan berbusana nyentrik berbahan kreasi batik seolah-olah sedang tampil di even bergengsi. Kegiatan tersebut diinisiasi Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) dan Dinas Koperasi dan Mikro (Diskopum) Lamongan untuk memperingati hari batik nasional yang jatuh pada 2 Oktober 2022.

Baca Juga: Diduga Karena Lalai, Tabrakan Beruntun Libatkan 3 Kendaraan Terjadi di Lamongan

Ketua Dekranasda Lamongan Anis Kartika Efendi didampingi Wakil Dekranasda Lamongan Uji Dariani Nalikan mengatakan, salah satu alasan pemilihan lokasi kegiatan di Telaga Bandung adalah guna memperkenalkan salah satu spot wisata di Lamongan.

"Untuk tempat, karena temanya alam sekaligus memperkenalkan rekomendasi destinasi wisata di Lamongan, kami memilih Taman Telaga Bandung," kata Dariani di Telaga Bandung, Dusun Rangge, Kelurahan Sukomulyo, Lamongan, Kamis (13/10/2022).

Aksi emak-emak saat Fashion Show di telaga bandung Lamongan.(Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)Aksi emak-emak saat Fashion Show di telaga bandung Lamongan.(Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

Kegiatan tersebut diikuti 54 peserta Rinciannya, 27 peserta kategori batik modifikasi dan 54 perseta kategori batik kerja.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

"Alhamdulillah kami juga mengikut sertakan para penyandang disabilitas untuk ikut fashion show. Hal ini sebagai upaya penyetaraan drajat manusia," terangnya.

Kegiatan juga dimeriahkan pameran dan pelatihan batik, sekaligus pendirian stan produk UMKM binaan Diskopum maupun Disperindag. Tak sembarangan, penilaian dilakukan secara profesional dengan menilai busana 30 persen, ekspresi 35 persen dan keluwesan 30 persen.

"Semua batik lokal. Ada dari Sugio hingga Paciran. Mulai batik Singo Mengkok, Paduraksa, hingga Daliwangun," katanya.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Lebih lanjut, ia berharap agar sejalan dengan kegiatan tersebut batik Lamongan bisa lebih dikenal masyarakat luas khususnya di pasar lokal.

"Tujuannya memperkenalkan batik secara luas, baik di masyarakat maupun seluruh penjuru Lamongan. Mengangkat batik lamongan menjadi batik yang lebih megilan," harapnya.

 

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.

Hilang Kendali, Dua Pemotor Asal Nganjuk Tewas Terjun ke Waduk Kalimati Sidoarjo

Dua pengendara motor tewas tenggelam usai tercebur ke Waduk Kalimati, Prambon, Sidoarjo. Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi jasad keduanya pada Senin dini hari.