Sabtu, 20 Jun 2026 08:50 WIB

Dua Pekan Desa Besole Tulangagung Terendam Banjir, Begini Susahnya Warga

Warga Dusun Besole menggunakan perahu karet untuk aktivitas sehari-hari. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Warga Dusun Besole menggunakan perahu karet untuk aktivitas sehari-hari. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Sudah dua pekan terakhir ini akses jalan utama menuju Dusun Bedalem, Desa Besole, Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung tergenang banjir. Air juga merendam rumah-rumah warga.

Kondisi ini menyulitkan aktivitas warga sehari-hari. Mereka hanya bisa melewati jalan dengan berjalan kaki atau naik perahu karet yang disiapkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Salah seorang warga, Didik Wibowo (30) mengatakan akses jalan utama menuju dusun tersebut sudah tergenang banjir selama 2 pekan ini. Intensitas hujan tinggi yang terus terjadi dalam beberapa hari terakhir ini menyebabkan genangan banjir tidak segera surut. Padahal biasanya genangan akam surut dalam beberapa hari. Kondisi ini semakin diperparah dengan tidak adanya sistem drainase yang dapat membantu mengalirkan genangan air.

"Ini yang terparah. Biasanya dalam beberapa hari sudah surut, ini hujan deras masih terus terjadi setiap hari," ujarnya, Kamis (13/10/2022).

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Untuk menjalani aktivitasnya, warga terpaksa berjalan kaki melintasi genangan banjir setinggi 50 Cm ini. Beberapa diantaranya memaksa melewati genangan menggunakan sepeda motor namun dengan cara dituntun. Mereka khawatir jika nekat menaiki motor air akan masuk ke bagian mesin. Selain itu warga juga bisa melewati genangan dengan perahu karet yang disiapkan BPBD setempat.

"Satu-satunya akses utama tergenang banjir terpaksa tetap melewatinya untuk beraktivitas sehari hari, " tuturnya.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Tak hanya menggenangi akses jalan utama, genangan banjir ini juga masuk ke kawasan pemukiman warga. Sawah mereka juga tergenang banjir dan menyebabkan gagal panen. Hal ini dikarenakan genangan banjir tidak segera surut. Mereka berharap hujan tidak terjadi dalam beberapa hari kedepan, sehingga genangan banjir dapat segera surut.

"Semoga tidak hujan lagi untuk sementara waktu, " pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.