Minggu, 21 Jun 2026 10:31 WIB

Wanita Ngaku Penjual Dawet di Stadion Kanjuruhan yang Suaranya Viral Minta Maaf

  • Penulis :
  • | Rabu, 12 Okt 2022 18:06 WIB
SF (kiri) wanita ngaku penjual dawet yang suara pengakuannya terkait tragedi Kanjuruhan viral  (Foto: Tangkapan layar video postingan akun Twitter AREMANIA CULTURE @AremaniaCulture)
SF (kiri) wanita ngaku penjual dawet yang suara pengakuannya terkait tragedi Kanjuruhan viral (Foto: Tangkapan layar video postingan akun Twitter AREMANIA CULTURE @AremaniaCulture)

jatimnow.com - Jagad maya sempat dihebohkan dengan viralnya rekaman suara seorang wanita yang mengaku sebagai penjual dawet di Gate 2 Stadion Kanjuruan Malang, sehari pascatragedi.

Akun Twitter AREMANIA CULTURE @AremaniaCulture memposting video permintaan maaf wanita yang suaranya viral tersebut.

Baca Juga: Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus di Malang, Nilai Investasi Capai Rp800 Miliar

"Masih ingat rekaman suara yang viral memberikan kesaksian terkait tragedi di kanjuruhan dan mengaku sebagai penjual dawet? Berikut video yang bersangkutan meminta maaf ke salah satu keluarga korban yaitu mas Nawi Curva Nord," tulis akun itu seperti dilihat jatimnow.com, Rabu (12/10/2022).

"Rekamannya viral mengaku penjual dawet di Gate 3 Kanjuruhan. Dalam pengakuannya menyebut bahwa Aremania mengeroyok polisi & memakai miras serta narkoba. Stlh ditelusuri penjual dawet tersebut tak pernah ada," tambah akun ini.

Akun Twitter AREMANIA CULTURE juga menyebut bahwa rumah wanita itu sempat dijaga ketat polisi.

"Sampai H+9 ketahuan datanya kemudian rumahnya dijaga ketat polisi. Inisialnya Ibu SF Bro & Sist. Ternyata bukan PNS tapi Wakil Rakyat," pungkasnya.

Sementara dalam video itu tampak wanita berinisial SF itu memakai baju warna coklat dan berhijab. Di depannya ada seorang wanita muda yang ia panggil Eka.

Baca Juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi

"Saya memohon maaf. Saya tidak ada tujuan apapun. Demi Allah, saya Lillahita'ala saya memohon maaf," ungkap SF.

"Saya yang salah. Bukan tujuan saya untuk mencemarkan nama baik mas-masnya. Dan untuk mas-masnya saya mohon maaf," tambahnya.

Kepada Eka, SF juga mengaku tidak disuruh oleh siapapun membuat rekaman suara pengakuan dan menyebarkannya.

Baca Juga: Lewati Jalur Ilegal, Pendaki Gunung Semeru Dilaporkan Jatuh ke Jurang

"Demi Allah saya nggak ada settingan apa-apa, dan saya bukan suruhan siapa-siapa. Mohon maaf yang sebesar-besarnya ya Mbak Eka," sambung dia.

SF lalu mencium tangan Eka sambil menangis sesenggukan. Eka dan seorang pria tampak mencoba menenangkan SF.

"Saya beban mbak," pungkas Eka.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.