Rabu, 17 Jun 2026 00:23 WIB

Kunker Presiden Jokowi di Mojokerto Diwarnai Demo Galian C

Puluhan warga membentangkan spanduk saat aksi damai di galian c. (Foto: WhatsApp grup)
Puluhan warga membentangkan spanduk saat aksi damai di galian c. (Foto: WhatsApp grup)

jatimnow.com - Rencana kunjungan kerja Presiden Joko Widodo ke daerah Gedeg, Kabupaten Mojokerto disambut aksi demo warga Dusun Seketi, Desa Jatidukuh, Kecamatan Gondang.

Puluhan warga itu demo penolakan aktivitas tambang galian C milik Widi Sulton dan menuntut Jokowi segera bertindak atas kerusakan lingkungan imbas pertambangan di Kabupaten Mojokerto.

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

Para warga tersebut membentangkan sejumlah spanduk dan poster dengan bermacam tulisan seperti "Yang terhormat Pak Jokowi, tolong!! Tanah kami dirusak, kami dicekik, masa depan anak cucu kami terancam"; "Lingkunganku, Tanahku, hancur karena keserakahanmu"; hingga "Kalo gini sopo tanggung jawab".

Perwakilan warga, Sumartik mengatakan, aksi itu dipicu kekecewaan warga lantaran selama ini belum ada tindakan pasti dari pemerintah daerah maupun aparat penegak hukum (APH).

"Selama ini tidak ada ketegasan dari pemerintah daerah dan APH. Kami meminta Pak Jokowi menindaklanjuti kerusakan lingkungan akibat galian di Mojokerto. Terutama di ring selatan Mojokerto," kata Sumartik, Senin (10/10/2022).

Ia menambahkan, sehari sebelumnya, pagar rumah salah seorang warga ambrol tergerus galian. Hal itu menunjukkan kian parahnya imbas kerusakan lingkungan akibat aktivitas pertambangan sirtu.

Baca Juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto

"Kemarin pagar beton milik Pak Daeri ambrol. Itu di timur galian milik Widi Sulton ini. Jadi permasalahan karena aktivitas tambang di wilayah Gondang ini belum selesai," terangnya.

Menurut Sumartik, pihaknya juga melayangkan surat terbuka untuk presiden serta meminta orang nomor satu di Indonesia itu menyelamatkan warga dari krisis lingkungan yang menyertai setiap aktivitas galian C.

"Kami memohon selamatkan kami dari ancaman krisis lingkungan. Baik dari bahaya longsor hingga kekeringan air bersih yang ditimbulkan dari adanya tambang legal maupun ilegal," ungkapnya.

Baca Juga: Kader NasDem Jember Desak Dewan Pers Sanksi Majalah Tempo

"Kami menyoroti galian C yang terus beroperasi dengan ratusan truk setiap hari. Ini sangat mengganggu masyarakat. Karena akses yang digunakan juga merupakan jalan umum yang untuk masyarakat setempat beraktivitas setiap hari," sambung Sumartik.

Masih kata Sumartik, akibat aktivitas tambang galian C itu membuat seluruh lapisan masyarakat terdampak. Terlebih para petani yang lahan dan sumber airnya turut rusak. Bahkan, kerap kali menyulut konflik internal di kelompok masyarakat.

"Jalan desa rusak parah setelah dilewati dump truk (kendaraan tambang). Bahkan, (adanya tambang) mengakibatkan konflik sosial antara pekerja dengan warga. Tidak jarang pekerja tambang itu juga warga sekitar sendiri," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.