Rabu, 17 Jun 2026 19:16 WIB

Misteri Penampakan Macan Penunggu Makam di Gunung Pucangan

Makam Dewi kili suci di Gunung Pucangan, Ngusikan, Jombang.(Foto: Elok Aprianto)
Makam Dewi kili suci di Gunung Pucangan, Ngusikan, Jombang.(Foto: Elok Aprianto)

jatimnow.com - Di lereng Gunung Pucangan yang ada di Desa Cupak, Kecamatan Ngusikan, Jombang, terdapat beberapa makam. Salah satunya diyakini warga sebagai makam Dewi Kili Suci yang merupakan putri dari raja Airlangga penguasa Kerajaan Kadiri.

Sedikitnya ada 13 makam yang berada di lereng Gunung Pucangan. Tak heran makam-makam tersebut dikeramatkan masyarakat. Bahkan tidak sedikit orang yang berziarah atau datang untuk tujuan tertentu seperti mencari keberkahan, pangkat dan lain sebagainya.

Baca Juga: Besut Mudik ke Jombang, Mencari Roh Dialektika di Tanah Para Pemikir

Ketika berada di area Gunung Pucangan, kesan mistis begitu terasa. Terdapat pohon-pohon besar di area makam. Pada pohon-pohon itu juga diberi kain dan di bawahnya disediakan tempat untuk menyalakan dupa.

Makam Dewi kili suci di Gunung Pucangan, Ngusikan, Jombang.(Foto: Elok Aprianto)Makam Dewi kili suci di Gunung Pucangan, Ngusikan, Jombang.(Foto: Elok Aprianto)

Selain itu, terdapat bangunan berukuran 2 x 1 meter yang di dalamnya juga disediakan untuk memasang dupa. Makam Dewi Kili Suci berada tepat di pintu masuk. Makam di dalam bangunan tertutup.

Juru kunci makam Misali mengatakan, ada 13 makam lainnya seperti makam Eyang Sakti, Eyang Carubuh, Eyang Aguno, Eyang Sayid Sulaiman dan Eyang Sinuwun Wali berada terpisah dengan makam Dewi Kili Suci.

"Gunung Pucangan merupakan tempat pelarian Dewi Kili Suci karena tidak mau dijadikan putri kerajaan oleh Raja Airlangga," ungkapnya, Senin (10/10/2022).

Baca Juga: Potret Travesti Ludruk, Simbol Perlawanan yang Hadir di Pameran Foto Jombang

Dalam perjalanannya, Dewi Kili Suci beserta dayang-dayangnya bertempat tinggal di padepokan hingga akhir hayat.

Menurut Misali, Dewi Kili Suci menolak menjadi Ratu Kediri karena mempunyai prinsip yang masih dipegang teguh. Yaitu, sang putri mau menjadi ratu jika rakyatnya sudah sejahtera.

"Menolak menjadi ratu karena Dewi Kili Suci memang tidak mau kalau rakyatnya tidak sejahtera dulu," paparnya.

Ia menyebut makam-makam yang lain juga merupakan dayang-dayang dari Dewi Kili Suci. Bahkan salah satu pengikut, yakni Eyang Sakti atau yang terkenal Maling Cluring.

Baca Juga: Jombang Terancam Krisis Mikroplastik, Limbah Domestik Jadi Biang Kerok

"Eyang Sakti itu bukan maling seperti sebutannya. Beliau orang sakti yang memang dulu suka memberi rezeki kepada orang yang tidak mampu. Tapi bukan maling atau pencuri yang dikenal sebagai maling baik hati," tegasnya.

Dikatakannya, banyak hal mistis yang terjadi di Gunung Pucangan. Sosok penjaga makam Gunung Pucangan sangat kuat sekali. Bahkan apabila mempunyai niatan yang jelek pasti akan terjadi sesuatu. Seperti kesurupan dan mengalami hal aneh lainnya.

"Banyak juga yang dijumpai seperti macan besar dan lain sebagainya. Tapi itu tergantung dari niat orang itu sendiri," pungkasnya.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.