Sabtu, 20 Jun 2026 02:22 WIB

Viral Video Siswa SMK di Tulungagung Demo Suarakan Matinya Attitude

Tangkapan layar video viral aksi unjuk rasa siswa SMKN 1 Tulungagung
Tangkapan layar video viral aksi unjuk rasa siswa SMKN 1 Tulungagung

jatimnow.com - Sebuah video aksi unjuk rasa siswa di SMKN 1 Tulungagung viral di media sosial.

Dalam video berdurasi 22 menit itu tampak ratusan siswa keluar kelas dan memenuhi halaman sekolah. Mereka juga membawa poster bertuliskan RIP#Attitude yang dipasang di tembok sekolah.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Selain itu terdapat video aksi pemukulan yang dilakukan oleh oknum guru di sekokah tersebut. Dengan membawa tongkat kecil, oknum guru itu membawa siswa dan memukulnya.

Kepala SMKN 1 Tulungagung, Muhari membenarkan aksi unjuk rasa yang dilakukan siswanya. Aksi tersebut berlangsung pada Jumat (7/10/2022) siang.

Menurut Muhari, aksi itu dipicu dugaan tindak kekerasan yang dilakukan oleh waka kesiswaan berinisial YD. Dia mengungkapkan, aksi itu berjalan sangat singkat, tidak sampai satu jam dan bisa diselesaikan dengan baik.

Sebab sejak pagi pihaknya sudah memiliki niat menyelesaikan masalah ini secara baik-baik melalui perwakilan siswa.

"Kalau demonya itu tidak lama kok, karena memang sejak awal kami sudah berusaha mencarikan solusi. Kita kumpulkan perwakilan siswa, mungkin yang tidak bisa gabung di dalamnya itu yang tidak sabar, akhirnya mengambil langkah itu," ujar Muhari saat dikonfirmasi, Minggu (9/10/2022).

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Muhari menerangkan, peristiwa dugaan kekerasan yang dilakukan YD ini terjadi beberapa waktu lalu. Saat itu, SMKN 1 Tulungagung menjadi tuan rumah pertandingan bola voli antar sekolah.

Waktu itu yang sedang bertanding adalah sekolah lain. Ketika pertandingan berjalan, sejumlah pendukung dari sekolah itu berdatangan ke sekolah bahkan sampai ada yang memanjat tembok.

Mengetahui itu, sebagian pelajar SMKN 1 Tulungagung bereaksi karena tidak terima suporter datang dengan cara seperti itu. Untuk menertibkannya, YD langsung mengambil sikap dengan memberikan hukuman tegas kepada siswa-siswa tersebut.

"Jadi ini kasuistik, karena ada kasus tersebut, akhirnya terjadi hal yang seperti itu," terangnya.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Dari hasil mediasi, pihak sekolah mengambil langkah tegas dengan mencopot YD dari jabatannya sebagai waka kesiswaan. Jabatan itu telah diemban YD sejak Tahun 2018.

Selama ini YD dikenal sebagai guru yang baik dan berdedikasi. Oknum tersebut dijadwalkan akan meminta maaf kepada siswa saat upacara bendera Senin (10/10/2022) besok.

"Permintaan maaf secara terbuka akan dilakukan saat upacara bendera besok," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.