Rabu, 17 Jun 2026 18:56 WIB

Bikin Bayu Skak dan Aremania Meradang, Dadang Akhirnya Minta Maaf

Dadang saat mewakili Aremania menjadi salah satu narasumber di acara Mata Najwa (Foto: Viral)
Dadang saat mewakili Aremania menjadi salah satu narasumber di acara Mata Najwa (Foto: Viral)

jatimnow.com - Setelah membuat Bayu Skak dan Aremania meradang, Dadang akhirnya melakukan klarifikasi.

Klarifikasi itu dilakukan Dadang setelah pernyataan kontroversinya saat diundang menjadi salah satu perwakilan Aremania di acara Mata Najwa pada Kamis (6/10/2022).

Baca Juga: Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus di Malang, Nilai Investasi Capai Rp800 Miliar

Dalam vidio singkat di tersebar di media sosial, Dadang meminta maaf kepada seluruh suporter di Indonesia, khususnya pentolan Bonek Andie Peci yang sebelumya turut hadir dalam acara Mata Najwa tersebut.

"Saya Dadang, secara pribadi mohon maaf, mungkin atas kekeliruan omongan saya. Tidak ada maksud untuk menolak kehadiran teman-teman Bonek ke Malang, teman-teman suporter ke Malang, tidak ada. Khususnya kepada Bonek sepurane (mohon maaf), monggo (silahkan), sampean mau ke Malang monggo. Meskipun mau ikut tahlil monggo," ucap Dadang dalam video yang beredar seperti dilihat jatimnow.com, Jumat (7/10/2022).

"Yang saya maksud 40 hari itu bukan menolak kehadiran kalian, tapi untuk kita duduk bersama kita bicara masalah perdamaian. Kalau mau mendoakan saudara-saudara sekalian monggo. Kami ucapkan terima kasih juga kepada Bonek membuat acara luar biasa di Tugu Pahlawan. Cak Peci, dulur-dulur Bonek kabeh, sepurane sing akeh," tambahnya.

Dalam penutup permohonan maafnya, Dadang berharap Aremania dan Bonek bisa berdamai dan berada dalam satu tribun mendukung tim kebanggaannya masing-masing.

"Semoga kelak kita akan satu tribun, kita berdamai dan saya yakin itu pasti. Cepat atau lambat itu pasti. Besok monggo tahlilan bareng-bareng di Kanjuruhan enggak masalah," paparnya.

Klarifikasi Dadang itu memantik beragam reaksi netizen.

Baca Juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi

"Saya sangat kecewa dengan gesture njenengan pak dadang saat cak peci berbicara, itu adalah yang tercermin dihati anda, secara pribadi saya tetap menyudahi rivalitas tak sehat ini, dan tetep #UsutTuntasTragediKanjuruhan salam seduluran untuk temen2 yang sudah berusaha," tulis salah satu netizen.

"Omongan pertama biasanya mencerminkan hati seseorang. Kalo udah klarifikasi pertama apalagi disusul klarifikasi kedua dan selanjutnya biasanya cuma karena ingin memperbaiki citra dia yang udah kecolongan keliatan boroknya. Cmiiw," tulis netizen lain.

Sebelumnya, aktor asal Malang, Bayu Skak mengungkapkan kekecewaannya terhadap pernyataan Dadang.

"Sak umur-umur ket iki aku isin dadi wong Malang (seumur-umur baru kali ini saya malu jadi orang Malang). Gara-gara lambene dadang (gara-gara mulutnya Dadang)," tulis Bayu Skak dalam akun Twitternya @Moektito.

Baca Juga: Lewati Jalur Ilegal, Pendaki Gunung Semeru Dilaporkan Jatuh ke Jurang

Untuk diketahui, Dadang ternyata salah satu Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemkot Batu. Dia berdinas di Inspektorat.

Saat sejumlah awak media mendatangi kantor Inspektorat Kota Batu, salah satu pegawai menyebut bahwa Dadang tidak masuk kerja.

"Mas Dadangnya gak masuk hari ini, tidak tahu ya," kata pegawai itu.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.