Sabtu, 13 Jun 2026 01:28 WIB

Risau Petani Blewah Hadapi Cuaca Tidak Menentu

Sokib, salag satu petani blewah di Jombang (Foto-foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)
Sokib, salag satu petani blewah di Jombang (Foto-foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Petani blewah di Desa Pojokkulon, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang risau gara-gara cuaca yang semakin tidak menentu. Tanaman blewah mereka rusak dan terancam gagal panen.

Sokib (51), salah satu petani blewah setempat mengaku, cuaca yang tidak menentu membuat petani blewah di desanya was-was. Apalagi hujan deras beberapa hari ini membuat tanaman blewah mereka rusak.

Baca Juga: Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

"Kalau hujan seperti ini tanaman sangat mudah terserang jamur. Sehingga membuat daun menjadi busuk dan tanaman tak tumbuh subur," ungkap Sokib, Kamis (6/10/2022).

Dia mengaku, hujan yang turun membuat tanaman yang sudah berbuah kecil, banyak yang rontok. Sehingga diperkirakan hasil produksi tidak bisa maksimal dan hasil penan terancam turun.

Dia menjelaskan, jika kondisi cuaca normal, biasanya untuk luasan lahan sekitar 1 hektare bisa memproduksi 20 ton blewah. Namun saat ini dirinya pesimis mendapat hasil seperti itu.

"Melihat kondisinya seperti ini, tampaknya nanti tidak sampai 20 ton. Tapi ya semoga saja hasilnya bagus," papar Sokib.

Baca Juga: Rakyat Desa Memang Tidak Memegang Dollar, Tetapi Tetap Menanggung Dampaknya

Sokib, salag satu petani blewah di JombangSokib, salag satu petani blewah di Jombang

Berdasarkan pengalaman tahun lalu, Sokib dan petani lain sempat gagal panen. Karena pada saat hendak panen, buah blewahnya terendam banjir. Untuk itu dia berharap tahun ini tidak ada banjir.

Untuk mengantisipasi kondisi itu, para petani melakukan penyemprotan obat-obatan.

Baca Juga: Besut Mudik ke Jombang, Mencari Roh Dialektika di Tanah Para Pemikir

"Biasanya juga daun-daun yang busuk ini saya buang agar tidak terserang jamur. Paling tidak agar tanaman tidak busuk semuanya," bebernya.

Dia menyebut, untuk menanam blewah sangat mudah dan tidak membutuhkan perawatan khusus seperti menanam semangka dan melon. Bahkan keuntungannya juga cukup besar jika cuaca dalam keadaan normal.

"Kalau hasilnya bagus ya dapat hasil yang melimpah. Tapi ya sangat berpengaruh pada cuaca," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.

Umat Buddha di Tulungagung Ikuti Ritual Atthami Puja di Candi Sanggrahan

Ritual tersebut merupakan perayaan penting dalam agama Buddha yang menghormati kelahiran, pencerahan, dan parinirvana Sang Buddha Gautama.