Rabu, 17 Jun 2026 19:24 WIB

Enceng Gondok Tutup Sungai di Sidoarjo, Alat Berat Mangkrak, Nelayan Menjerit

Alat berat bertuliskan Dinas PU BM & SDA Kab. Sidoarjo mangkrak di tengah Sungai Karanggayam (Foto-foto: Zainul Fajar/jatimnow.com)
Alat berat bertuliskan Dinas PU BM & SDA Kab. Sidoarjo mangkrak di tengah Sungai Karanggayam (Foto-foto: Zainul Fajar/jatimnow.com)

jatimnow.com - Sudah dua minggu lebih, tanaman enceng gondok menutup Sungai Karanggayam di perbatasan Desa Bluru dan Rangkah, Kecamatan/Kabupaten Sidoarjo.

Enceng gondok tersebut menutup sungai dan terhenti di bawah jembatan. Hal itu membuat warga yang berprofesi sebagai nelayan harus mengurungkan niatnya melaut karena aksesnya tertutup.

Baca Juga: Warning BMKG, Gelombang 4 Meter Ancam Perairan Selatan Jatim 2-5 Juni 2026

Nidhom, nelayan setempat mengatakan bahwa ia bersama beberapa nelayan lainnya mengaku kesulitan untuk membuka jalan di sungai.

"Kalau sudah tertutup gini, susah kita mas. Bahkan ada nelayan yang sengaja tidak melaut akibat aksesnya tertutup enceng gondok," ujar Nidhom, Selasa (4/10/2022).

Nidhom menyebut bahwa biasanya dia bersama nelayan lainnya secara swadaya membuka akses sungai yang keseluruhannya tertutup eceng gondok.

"Kalau nunggu pemerintah kelamaan. Saya ndak bermaksud menjelekkan tetapi ya begini faktanya. Kita biasanya menepikan enceng gondok ke samping sungai itu beramai-ramai sesama nelayan sendiri," imbuhnya.

Enceng gondok menutup Sungai Karanggayam, SidoarjoEnceng gondok menutup Sungai Karanggayam, Sidoarjo

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

Sementara di sisi barat jembatan, terlihat alat berat eskavator bertuliskan Dinas PU BM & SDA Kab. Sidoarjo dalam keadaan mangkrak di tengah sungai.

Puput, warga sekitar mengaku bahwa eskavator tersebut tidak difungsikan lebih kurang dua tahun ini.

"Walah mas, sudah jalan dua tahun ini ndak ada pengerukan (normalisasi). Dulu sempet rutin beberapa kali setelah itu juga ndak dilanjutkan," jelas dia.

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

Puput menambahkan, adanya enceng gondok yang menutup sungai itu membuat miris warga sekitar.

"Di barat itu, ya warga sini juga profesinya nelayan. Dia sama saudaranya sangking perahunya ndak bisa lewat, sampai digotong ke sisi sebelah timur jembatan yang sudah agak renggang enceng gondoknya," ungkap dia.

Warga berharap pemerintah segera mengatasi permasalahan ini.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.