Kamis, 18 Jun 2026 09:37 WIB

Pembuang Bayi di Bawah Pohon Kelor Masih Misterius, Polisi Sisir Bidan

Kanit PPA Polres Bojonegoro, Ipda Dasmono (Foto: Rizki for jatimnow.com)
Kanit PPA Polres Bojonegoro, Ipda Dasmono (Foto: Rizki for jatimnow.com)

jatimnow.com - Pelaku pembuangan bayi perempuan di bawah pohon kelor Desa Sumberarum, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, hingga kini masih misterius.

Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Bojonegoro, Ipda Dasmono mengatakan, pihaknya telah memeriksa empat orang, yaitu Hartono (50), Surati (45), Rona Ela Hartatik (20) serta Sugeng (50), kepala desa setempat sekaligus pelapor.

Baca Juga: Perkuat Pasokan Gas Nasional, PGN SOR III Kunjungi JTB Bojonegoro

Menurut Dasmono, kasus pembuangan bayi itu masih menemui jalan buntu. Salah satu penyebabnya adalah minim saksi dan barang bukti di TKP.

"Namun kami terus melakukan penggalian informasi dari berbagai pihak. Tim kami di lapangan juga terus berusaha mengidentifikasi pembuang bayi tersebut," ujar Dasmono, Senin (3/10/2022).

"Kami juga telah melakukan koordinasi dengan bidan di seluruh Kecamatan Dander dan sekitarnya, di antaranya Kecamatan Temayang dan Bubulan. Namun belum menemukan bukti," tambah dia.

Baca Juga: Bayi Dibuang di Pinggir Sawah Kediri Diserahkan ke Dinsos, Polisi Buru Ibu Kandung

Dasmono menjelaskan, dalam kasus ini, pelaku dapat dikenakan Pasal 305 KUHP tentang meninggalkan anak di bawah umur.

"Ancaman maksimal hukuman penjara lima tahun enam bulan," ungkapnya.

Baca Juga: Bayi yang Ditemukan di Tulungagung Kini Berstatus Anak Negara

Terpisah, Kapolsek Dander, AKP Jadmiko mengungkapkan bahwa bayi tersebut besok akan diserahkan ke Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Sosial Kabupaten Bojonegoro.

Bayi perempuan masih dalam kondisi hidup dan sehat itu ditemukan warga pada Senin (26/9/2022) lalu.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.