Selasa, 16 Jun 2026 16:09 WIB

Sebar Tim Anti Bandit di Wilayah Rawan, Polisi Ringkus 3 Jambret

  • Penulis :
  • | Kamis, 26 Jul 2018 14:14 WIB
Ketiga jambret dengan TKP berbeda saat dibeber Mapolrestabes Surabaya
Ketiga jambret dengan TKP berbeda saat dibeber Mapolrestabes Surabaya

jatimnow.com - Mengantisipasi kejahatan jalanan, Tim Anti Bandit (TAB) dari Polrestabes Surabaya maupun polsek jajaran disebar ke beberapa wilayah rawan, hasilnya, 3 jambret dengan TKP berbeda berhasil diringkus.

"Sebenarnya, pola kring serse Tim Anti Bandit kami terus berjalan di titik-titik rawan. Tapi memang saat ini lebih kami tingkatkan," sebut Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran, Rabu (25/7/2018) malam.

Baca Juga: DPRD Surabaya Dukung Penegakan Hukum Kasus Pengeroyokan Siswa SMAN 11

Hasilnya, Tim Anti Bandit Polsek Sawahan dan Dukuh Pakis Surabaya berhasil menangkap tiga jambret. 2 jambret diantaranya ditangkap Polsek Dukuh Pakis yaitu ERP (20) warga Jalan Wonokitri Surabaya, dan Ray (18) warga Jalan Wonosari Kidul Surabaya. Keduanya tercatat sudah menjambret sebanyak 21 kali di wilayah Gedung Spazio, Jalan Mayjend Sungkono, Surabaya.

Sedangkan satu jambret lainnya ditangkap Polsek Sawahan Surabaya, yakni GTP (21) warga Jalan Putat Jaya Surabaya. Menurut Sudamiran, GTP telah beraksi sebanyak 12 kali di wilayah seputar Jalan Kedungdoro Surabaya.  

Masih kata Sudamiran, dari hasil pengembangan, ketiga pelaku belum ada yang mengaku kalau pernah beraksi di Jalan Arjuno yang mengakibatkan seorang gadis terluka parah Senin (23/7/2018) dini hari lalu.

Baca Juga: Dewan Kesenian Surabaya Persoalkan Ultimatum 7 Hari Pengambilan Gamelan

"Tim kami terus bekerja. Baik dari Polres maupun polsek jajaran. Kami mencoba berbagai 'pintu' untuk membongkar jaringan pelaku yang kerap beraksi di Jalan Arjuno," tegas Sudamiran.

Sudamiran bahkan menyebut, beberapa 'pemain' di Jalan Arjuno sudah ditelusuri. Setiap alat bukti petunjuk juga tengah dipelajari.

Baca Juga: Dua Bulan Operasi, 192 Bandit Jalanan Surabaya Dikerangkeng

"Intinya, tidak ada kejahatan yang sempurna. Pelakunya pasti meninggalkan jejak, sekecil apapun itu. Dan itulah yang saat ini coba kami gali," tutupnya.

Reporter: Narendra Bakrie
Editor: Arif Ardianto


Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.