Senin, 22 Jun 2026 15:16 WIB

Meriahnya Festival Kuliner Lamongan, 1000 Porsi Makanan Ludes dalam Sekejap

Warga saat menyerbu Festival Kuliner Lamongan (Foto-foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Warga saat menyerbu Festival Kuliner Lamongan (Foto-foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Festival Kuliner yang digelar Pemkab Lamongan berlangsung meriah, Rabu (28/9/2022). 1000 porsi makanan ludes tidal sampai satu jam.

Ragam kuliner yang dihidangkan memang cukup mengunggah selera. Mulai soto lamongan, pecel lele, nasi boran, tahu campur hingga kuliner khas pantura, yaitu masi muduk.

Baca Juga: UMKM Kuliner Jatim di IIFEX 2026, Bertahan dan Tumbuh di Tengah Perubahan Zaman

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyebut, kuliner menjadi bagian dari budaya yang harus terus dikenalkan, dipelihara dan dijaga eksistensinya.

"Tadi ada jajanan di Lamongan yang kita perkenalkan dan kita berikan gratis. Alhamdulillah dalam waktu tidak sampai satu jam sudah habis," jelas bupati yang akrap disapa Pak Yes itu.

Menurut Pak Yes, kuliner Lamongan sudah merajai di seluruh kota-kota di Indonesia. Sehingga untuk menjaga eksistensinya, kuliner harus menjadi bagian dari budaya masyarakat Lamongan.

"Kita harus terus memperkenalkan, memelihara dan terus menjaga supaya eksistensi Lamongan sebagai kuliner ini akan terus berkembang dengan baik. Kita perkenalkan kepada generasi muda bahwa kuliner ini juga mempunyai masa depan yang juga luar biasa baik," terangnya.

Baca Juga: EastFood Indonesia Expo 2026 Dibuka, 180 Peserta Ramaikan Surabaya

Warga saat menyerbu Festival Kuliner LamonganWarga saat menyerbu Festival Kuliner Lamongan

Pak Yes menambahkan, hal itu merupakan bentuk dari usaha untuk mengangkat potensi lokal yang dimiliki daerah.

Selain kuliner, terdapat 20 stand yang berisikan berbagai jajanan khas Lamongan, mulai jumbrek, es batil, es dawet siwalan, es legen, wingko, keripik patin, ladu, arum manis/rambut nenek. Seluruh jajanan ini ludes diserbu masyarakat, juga dalam waktu kurang dari satu jam.

Baca Juga: Diduga Karena Lalai, Tabrakan Beruntun Libatkan 3 Kendaraan Terjadi di Lamongan

"Saya yakin ini lebih dari seribu yang kita persiapkan. Ini berangkai, sebagai upaya untuk mengangkat potensi lokal sesuai dengan tema dan kearifan lokal di beberapa daerah. Kemarin kita di Brondong dengan Festival Ikan Pindang, Paciran Festival Rajungan. Nanti di Sendang Dhuwur, ada Festival Nasi Muduk. Mengangkat kearifan lokal dan kuliner ini sebagai bagian dari budaya Lamongan," tandas Pak Yes.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.