Jumat, 19 Jun 2026 17:54 WIB

Kisah Penderita Stroke Selamat dari Kebakaran yang Tewaskan Ibu dan Anak

Lokasi kebakaran di Desa Kandangsemangkon, Paciran, Lamongan. (Foto:  Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Lokasi kebakaran di Desa Kandangsemangkon, Paciran, Lamongan. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kebakaran rumah di Desa Kandangsemangkon, Paciran, Lamongan yang menewaskan ibu dan anak masih membuat syok warga sekitar. Warga yang selamat dari kebakaran itu juga masih belum percaya dengan kejadian tragis tersebut.

Salah satu diantara korban selamat adalah Yudiono. Ia merasa salah satu yang membuatnya selamat adalah kebiasaan beribadah di sepertiga malam.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Yudiono selalu bangun pagi selain untuk menunaikan ibadah, juga untuk menjalani treatment sakit yang selama ini dideritanya.

Ia menderita sakit stroke, kini mulai pulih dan mengharuskan dirinya menjalani pemulihan mandi pada waktu pagi hari atau fajar.

"Bangun pagi itu kebetulan setiap hari, karena pemulihan pasca-berobat sakit stroke, jadi mandi pagi itu treatment," ungkapnya terbata-bata, Rabu (28/9/2022).

Baca Juga: Lansia di Jember Tewas Terbakar dalam Rumah gegara Puntung Rokok

Saat mandi tersebut, Yudiono melihat asap sudah membumbung tinggi dan api yang sudah membakar sebagian rumah korban tewas yakni Hanis.

"Saat kebakaran saya langsung membangunkan anak saya dan akhirnya bisa menyelamatkan diri," ujarnya.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Sementara yudiono menyelamatkan diri, api terus berkobar dan membakar rumahnya dan rumah milik korban tewas. Ia sempat berupaya menyelamatkan Hanis namun tidak ada respons dari korban.

Sebelumnya, kebakaran 2 unit rumah menewaskan dua orang korban yang diketahui ibu dan anaknya di Desa Kandangsemangkon, Paciran, Lamongan, Rabu (28/9/2022) pada pukul 02.25 WIB dini hari.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.