Jumat, 19 Jun 2026 08:54 WIB

Polres Bangkalan Hadirkan 911 Versi Lokal untuk Tekan Kriminalitas

Kapolres Bangkalan AKBP Wiwit Ari Wibisono saat menunjukkan penggunaan aplikasi 'Tombol Panik Prima'.(Foto: Fathor Rahman)
Kapolres Bangkalan AKBP Wiwit Ari Wibisono saat menunjukkan penggunaan aplikasi 'Tombol Panik Prima'.(Foto: Fathor Rahman)

jatimnow.com - Polres Bangkalan terus mencetuskan inovasi untuk menekan angka kriminalitas. Terbaru, Kapolres Bangkalan AKBP Wiwit Ari Wibisono mengenalkan aplikasi 'Tombol Panik Prima' untuk masyarakat. Melalui aplikasi tersebut, masyarakat bisa mendapatkan bantuan saat terjadi kondisi darurat.

Meski begitu, Wiwit mengaku aplikasi tidak tersedia secara bebas. Hal itu dilakukan agar kinerja polisi lebih efektif saat mendapatkan panggilan darurat dari tombol tersebut.

Baca Juga: Diduga Sengaja Lompat ke Sungai Tunjung Bangkalan, Ibu dan Anak Ditemukan Tewas

"Jadi masyarakat bisa meminta kepada kami jika memang membutuhkan aplikasi tersebut. Sehingga akan diinstal dan dikoneksikan dengan alarm di Mapolres. Itu kami lakukan agar tidak ada masyarakat yang asal pencet dan agar lebih efektif," tuturnya, selasa (27/9).

Cara kerja aplikasi yakni akan diaktifkan di handphone. Selanjutnya saat terjadi keadaan darurat atau kriminal, pelapor bisa menggunakan tombol di aplikasi. Di waktu yang sama saat tombol dipencet, maka alarm di mapolres aktif dan menunjukkan lokasi pelapor.

Baca Juga: Kiper Unggul FC Malang Meninggal dalam Kecelakaan Maut di Bangkalan

"Di situ langsung akan terpantau lokasi pelapor di mana, dan petugas yang piket akan langsung datang sekaligus menghubungi polsek terdekat agar segera bergerak," jelasnya.

Saat ini, Polres Bangkalan juga sedang melakukan pemetaan daerah rawan kondisi darurat ataupun kriminal. Di antaranya pasar, toko emas dan tempat lain yang berpotensi terjadinya kondisi darurat.

Baca Juga: Khofifah Puji Inovasi Farmasi Robotik RSUD Syamrabu Bangkalan

"Termasuk di masing-masing wilayah ataupun desa akan kami koneksikan. Sehingga penanganan petugas bisa lebih cepat dan masyarakat terbantu," imbuhnya.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.