Selasa, 16 Jun 2026 01:57 WIB

Pabrik Furniture Terbakar di Mojokerto, Warga Panik

Petugas pemadam kebakaran saat melakukan pembasahan di pabrik mebel CV Alseason Furniture, Mojosari, Kabupaten Mojokerto. (Foto: WhatsApp grup)
Petugas pemadam kebakaran saat melakukan pembasahan di pabrik mebel CV Alseason Furniture, Mojosari, Kabupaten Mojokerto. (Foto: WhatsApp grup)

Mojokerto - Mebel CV Alseason Furniture yang berada di Jalan Hayam Wuruk, Kelurahan Wonokusumo, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto terbakar.

Warga sekitar pabrik sempat panik karena lokasi kebakaran berdampingan langsung dengan permukiman padat penduduk.

Baca Juga: IndoWood Expo 2026 Raup 2.049 Pengunjung, Perkuat Daya Saing Furnitur

"Di dalam itu isinya furniture macam-macam, ada kursi meja, keranjang," kata seorang pekerja, Metrim, Senin (26/9/2022).

Api diduga berasal dari percikan las yang menyambar peredam suara berbahan styrofoam saat pekerja melakukan pengelasan.

"Di dalam kamar potong, kan dia (pekerja) lagi motong besi. Ada percikan api, kena dinding yang bahannya gabus, ini untuk peredam suara. Tahu-tahu apinya membesar gitu," ungkapnya.

Sementara itu, Kapolsek Mojosari, Kompol Heru Purwandi menjelaskan, percikan api dari pengerjaan pengelasan yang mengenai peredam suara di dinding berbahan strefoam diduga menjadi penyebabnya.

Baca Juga: Pabrik Gula Tradisional di Tulungagung Terbakar, Kerugian Capai Rp200 Juta

"Kronologis yang kami gali keterangan dari pemilik dan saksi bahwasanya sekitar jam 11 tadi salah satu pekerja melaksanakan pengelasan. Disaat melaksanakan pengelasan itu percikan api lasnya (memercik tembok). Dimana temboknya dikasih peredam terbuat dari strefoam," ungkapnya.

Menurut Heru, total ada delapan mobil damkar yang diterjunkan untuk melakukan pemadaman dan pembasahan pabrik sekaligus gudang mebel tersebut.

"Kami dibantu enam damkar dari Kabupaten Mojokerto dan dari kota satu unit. Lalu ada satu unit dari gama. Saat ini sudah dalam pembasahan. Untuk titik api yang besar sudah padam. Tapi tetap pembasahan agar tidak ada titik api lagi," bebernya.

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

Api yang membakar mengakibatkan hampir semua bangunan pabrik rata dengan tanah. Beruntung, kejadian ini tidak ada korban luka hingga nyawa.

"Nihil korban, kerugian masih kami dalami tapi. Untuk luas kebakar hampir seluruh gudang terbakar. Terpenting tidak merembet ke pemukiman," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.