Kamis, 18 Jun 2026 03:10 WIB

Pengakuan Warga di Tulungagung, Keracunan Makanan usai dari Acara Yasinan

Karyatin, warga yang diduga keracunan makanan usai hadiri acara yasinan di Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Karyatin, warga yang diduga keracunan makanan usai hadiri acara yasinan di Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

Tulungagung - Warga Desa Tiudan, Kecamatan Gondang, Kabupaten Tulungagung menjalani perawatan di puskesmas dan klinik kesehatan akibat keracunan makanan.

Mereka keracunan usai diduga menyantap nasi goreng dari acara yasinan rutin yang digelar Kamis (22/9/2022) lalu. Dua warga dirawat di klinik kesehatan Difa Medika, 3 orang di Rumah Sakit Prima Medika dan satu sisanya di Puskesmas Kauman. Kondisinya berangsur membaik.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Salah satu korban, Karyatin menuturkan, acara yasinan digelar rutin setiap Kamis malam dan diikuti oleh jemaah perempuan. Sejak pandemi, acara digelar di musala setempat.

"Biasanya (dapat) jajanan atau makanan ringan saja, kemarin diberi sama tuan rumah nasi goreng dan jajanan," ujarnya, Sabtu (24/9/2022).

Karyatin memakan nasi goreng bingkisan setibanya di rumah sekitar pukul 19.00 WIB. Lalu pukul 01.00 WIB, ia mulai merasakan mual dan sakit perut. Tak lama ia muntah dan diare.

Pihak keluarga lantas membawanya ke klinik kesehatan terdekat.

"Sekarang sudah agak mendingan, diarenya sudah berkurang dari sebelumnya," tuturnya.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Sementara itu, Kepala Puskesmas Tiudan Mukhlis Tri Nugroho menduga nasi goreng tersebut menjadi penyebab peristiwa keracunan massal ini.

Ada dua jenis bungkusan nasi goreng, yakni bungkus sterefoam dan kertas pembungkus nasi. Meski begitu, ia belum dapat memastikan jenis bakteri yang terkandung dalam makanan ini.

Saat ini dilakukan pengiriman sampel makanan ke Surabaya untuk mengetahui pasti kandungan zat nasi goreng yang dikonsumsi warga.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

”Hasil lab diperkirakan akan keluar seminggu lagi," pungkasnya.

Sebelumnya puluhan warga desa tersebut mengalami keracunan usai menyantap hidangan nasi goreng di acara yasinan. Acara tersebut dihadiri oleh 80 jemaah.

Berdasarkan hasil pendataan terdapat 64 jemaah yang mengonsumsi nasi goreng. Sebanyak 53 di antaranya menunjukkan gejala keracunan dan 6 orang harus dirawat di puskesmas dan klinik kesehatan. Sedangkan 11 sisanya dalam kondisi sehat.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.